logo


Bangsa Indonesia Butuh Sosok Tauladan yang Memancarkan Nilai-nilai Pancasila

Pancasila merupakan azimat yang ditemukan oleh para pendiri bangsa

20 September 2021 21:23 WIB

 Wakil Ketua MPR RI, Jazilul Fawaid
Wakil Ketua MPR RI, Jazilul Fawaid Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid mengatakan Pancasila selalu hangat sebab Pancasila adalah etika dan landasan segala kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

“Pancasila merupakan azimat yang ditemukan oleh para pendiri bangsa,” ujarnya di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (20/9/2021).

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu mengatakan bahwa sila-sila yang ada dalam Pancasila merupakan satu kesatuan yang tak bisa dipisahkan satu dengan yang lain.


Penguasa Jangan Ambil Keputusan Sendiri, Mantan Ketua MK: Rakyat Pemegang Kedaulatan yang Sesungguhnya

“Semua konsep Pancasila bisa masuk dalam sendi-sendi kehidupan,” tambahnya.

Keberadaan Pancasila ditegaskan tidak perlu dipertentangkan dengan agama.

Dia menyebut cita-cita Pancasila sangat ideal namun dirinya mengakui antara idealnya Pancasila dengan realita yang ada di masyarakat sering tidak nyambung.

“Sering tidak nyambungnya antara cita-cita Pancasila dan realita yang ada”, ungkapnya. Hal demikianlah yang disebutnya menjadi masalah.

Menurut alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) itu agar Pancasila bisa hidup di tengah masyarakat atau diamalkan maka nilai-nilai yang ada harus dipahami.

Kiat untuk memahamkan dasar negara itu dikatakan ditempuh lewat pendidikan dan ketauladanan. Untuk mensosialisasikan Pancasila, Jazilul Fawaid mengatakan tidak cukup bila hanya dilakukan oleh MPR dan BPIP. “MPR dan BPIP mempunyai tugas untuk menguatkan Pancasila hidup di tengah masyarakat," ujarnya.

Pun demikian agar Pancasila bisa menjadi gaya hidup dalam keseharian maka harus ada sosok yang bisa menunjukan perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.

“Nah anak-anak milenial jaman sekarang butuh sosok seperti itu," tegasnya.

Pria yang akrab dipanggil Gus Jazil itu mengungkapkan prinsip perekonominan nasional adalah usaha yang disusun berdasarkan azas kekeluargaan.

“Nah apakah prinsip perekonomian yang berjalan sudah seperti yang demikian, sudah seperti nilai-nilai Pancasila?” ujarnya.

Ditegaskan bila prinsip-prinsip perekonomian sudah disusun secara kekeluargaan maka hal demikian sudah selaras dengan nilai-nilai Pancasila.

“Bila tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila, di sinilah salah satu dari contoh tidak nyambungnya antara cita-cita dan realita," paparnya.

Dicontohkan lagi, banyak permusyarawatan yang prakteknya berbeda saat di lapangan. Untuk itu Koordinator Nasional Nusantara Mengaji itu menegaskan perlu adanya ‘role model’ yang bisa dijadikan acuan untuk menjadi contoh ketauladanan.

“Ketauladanan yang kita inginkan sampai saat ini belum berhasil kita temukan," ungkapnya.

Untuk itulah Gus Jazil ingin agar Pancasila menjadi ruh dalam segala sendi kehidupan bagi semua sehingga Pancasila bisa membumi. “Bila implementasi Pancasila belum terjadi maka masyarakat, anak-anak muda, akan semakin menjauh,” tukasnya.  

Rocky Gerung Sebut Wacana Amandemen Bentuk Kedunguan MPR

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar