logo


ISIS Akui Bertanggung Jawab Atas Serangan Sabotase di Suriah

Serangan yang dilakukan oleh ISIS telah memutus aliran listrik di seluruh wilayah ibukota Suriah, Damaskus, pada Jumat (17/9).

19 September 2021 06:53 WIB

Bendera ISIS
Bendera ISIS sputniknews

DAMASKUS, JITUNEWS.COM - Kelompok teroris ISIS telah mengklaim bertanggung jawab atas serangan sabotase terhadap pipa gas di pembangkit listrik Suriah yang terletak di kota Deir Ali. Hal itu disampaikan melalui sebuah pernyataan yang diterbitkan pada Sabtu (18/9) di saluran Telegram yang berafiliasi dengan kelompok tersebut.

Sebelumnya, Menteri Energi Suriah, Ghassan Zamil, pada Jumat malam (17/9) waktu setempat, mengatakan bahwa padamnya listrik di seluruh wilayah Damaskus, ibukota Suriah, disebabkan oleh adanya serangan sabotase terhadap jalur pipa gas di dekat kawasan Deir Ali. Pada Sabtu pagi, Ia menambahkan jika pasokan listrik sudah kembali normal di beberapa wilayah Damaskus.

"Pasokan listrik di Damaskus telah terputus akibat sebuah tindakan sabotase terhadap jalur pipa gas di dekat kota Deir Ali, yang membuat terhentinya operasi pembangkit listrik lokal," kata Zamil kepada kantor berita SANA pada Jumat (17/9) malam.


AS Akui Serangan Udaranya Salah Sasaran, Warga Sipil Kabul: Maaf Saja Tidak Cukup bagi Kami

"Listrik sudah mulai kembali ke Damaskus setelah pembangkit listrik Al-Zara, Al Nasryeh dan Jandar kembali beroperasi," katanya Sabtu pagi.

 

Iran Desak Negara SCO Lawan Tindak Terorisme Ekonomi yang Dilakukan oleh Negara Barat

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia