logo


Bukan China, AS Sebut Ancaman Terbesar Keamanan Eropa adalah Rusia

Petinggi Pentagon menyebut ancaman terbesar keamanan Eropa dan AS bukanlah China, melainkan Rusia

19 September 2021 05:13 WIB

Parade militer Rusia di Moskow
Parade militer Rusia di Moskow Tass

WASHINGTON, JITUNEWS.COM - Rusia kemungkinan akan menjadi sumber tantangan keamanan yang lebih besar bagi Amerika Serikat dan Eropa dalam jangka pendek daripada China. Hal itu disampaikan oleh Wakil Menteri Kebijakan Pertahanan AS Colin Kahl.

“Di tahun-tahun mendatang, Rusia mungkin akan benar-benar menjadi tantangan keamanan utama yang kita hadapi dalam bidang militer bagi Amerika Serikat dan tentu saja untuk Eropa. Rusia adalah musuh yang semakin tegas yang tetap bertekad untuk meningkatkan pengaruh globalnya dan memainkan peran yang mengganggu di panggung global, termasuk melalui upaya untuk memecah belah negara Barat," kata Kahl pada Konferensi Militer Baltik yang diselenggarakan di Lituania pada hari Jumat (17/9).

Pejabat Pentagon tersebut mengatakan bahwa meski China juga mungkin menjadi "ancaman yang berjalan cepat" bagi Washington dan sekutunya, Rusia mungkin menjadi masalah yang lebih besar dalam jangka pendek, jika dilihat dari perilakunya di Eropa, Timur Tengah, Asia, dan dunia maya.


PM Lebanon Kecam Langkah Hizbullah Datangkan Pasokan Bahan Bakar dari Iran

"Terlalu sering, Moskow mengikis transparansi dan prediktabilitas, menggunakan kekuatan militer untuk mencapai tujuannya, mendukung kelompok proksi untuk menabur kekacauan dan keraguan, merusak tatanan internasional berbasis aturan," katanya, menambahkan bahwa "Amerika Serikat terus memantau dengan cermat semua aktivitas militer Rusia di sepanjang sisi timur perbatasan negara NATO dan di wilayah Laut Hitam".

Pada saat yang sama, Kahl mencatat jika pemerintah AS tidak mengesampingkan opsi untuk melanjutkan dialog dengan Moskow jika pemerintah Rusia mengubah perilakunya tersebut.

Konferensi Militer Baltik adalah acara tahunan yang diselenggarakan oleh kementerian pertahanan Lituania dan Akademi Militer Jenderal Jonas Zemaitis. Tahun ini, konferensi tersebut berjudul "Negara Barat di Era Baru Persaingan Kekuatan Besar" dan berfokus pada respons aliansi transatlantik terhadap tantangan keamanan yang ditimbulkan oleh Rusia dan China.

Serangan Udara AS Tewaskan Warga Sipil Afghanistan, Media China: Kejahatan Perang

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia