logo


Serangan Sabotase, Pasokan Listrik Ibukota Suriah Terputus

Menteri Energi Suriah mengatakan jika putusnya aliran listrik di Damaskus pada Jumat (17/9) disebabkan oleh sebuah serangan sabotase

18 September 2021 15:30 WIB

Kondisi salah satu sudut kota Damaskus Suriah yang hancur karena perang
Kondisi salah satu sudut kota Damaskus Suriah yang hancur karena perang Republika

DAMASKUS, JITUNEWS.COM - Menteri Energi Suriah, Ghassan Zamil, mengatakan bahwa padamnya listrik di seluruh wilayah Damaskus, ibukota Suriah, disebabkan oleh adanya serangan sabotase terhadap jalur pipa gas di dekat kawasan Deir Ali.

"Pasokan listrik di Damaskus telah terputus akibat sebuah tindakan sabotase terhadap jalur pipa gas di dekat kota Deir Ali, yang membuat terhentinya operasi pembangkit listrik lokal," kata Zamil kepada kantor berita SANA pada Jumat (17/9) malam.

Ia menambahkan jika pasokan listrik saat ini sudah kembali normal di beberapa wilayah Damaskus.


Buntut Kerja Sama Kapal Selam Nuklir, Perancis Pulangkan Dubesnya dari AS dan Australia

"Listrik sudah mulai kembali ke Damaskus setelah pembangkit listrik Al-Zara, Al Nasryeh dan Jandar kembali beroperasi," katanya Sabtu pagi.

Sayangnya, Otoritas Suriah hingga saat ini belum mengungkap siapa yang bertanggung jawab atas serangan sabotase ini.

Menurut laporan sejumlah media, sebuah ledakan terdengar di sebelah selatan Damaskus sesaat setelah kapal tanker kedua yang membawa pasokan bahan bakar dari Iran diketahui menyeberangi Suriah menuju Lebanon.

Pengiriman bahan bakar dari Iran menuju Lebanon tersebut dikecam oleh negara-negara barat, khususnya Amerika Serikat. AS sendiri juga sudah mengancam akan menjatuhkan sanksi bagi semua negara yang membeli minyak dari Iran.

Di sisi lain, pimpinan kelompok militan Hizbullah, Hassan Nasrallah, menuduh Amerika Serikat lah yang selama ini membuat Lebanon berada di dalam krisis ekonomi.

Israel Siap Dukung AS Kembali Masuk ke Perjanjian Nuklir jika...

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia