logo


Usul Pengedar Narkoba Ditembak Mati, Dokter Tirta: Tidak Ada HAM untuk Mereka!

Pengedar narkoba juga tak memikirkan kehidupan generasi masa depan.

17 September 2021 19:22 WIB

dr. Tirta
dr. Tirta Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Pengedar narkoba sebaiknya dijatuhi hukuman mati. Demikian usulan Dokter Tirta kepada aparat kepolisian. Menurutnya, pengedar barang terlarang itu tidak bisa diberi ampun.

"Saya usul untuk Pak Kapolri, kalau boleh usul, semua pengedar ditembak mati di tempat," ujar Dokter Tirta, dikutip dari kanal YouTube Cegah Narkoba, Jumat (17/9).

Dokter Tirta menilai hak asasi manusia (HAM) tak pantas diterima oleh orang yang tak peduli terhadap sesama, bahkan cenderung mencelakai.


Deddy Corbuzier Terancam Ditinggalkan Fans, Aldi Taher: Kasihan Beliau, Unsubscribe Aku Saja

"Tidak ada HAM untuk pengedar. Mereka juga tidak memikirikan hak anak-anak kita," tegasnya.

Influencer kesehatan itu memberi contoh kasus, yakni hukuman bagi pemilik 802 kg sabu yang disamakan dengan 20 kg barang haram. Menurutnya, pelaku pantas menerima hukuman mati ketimbang bui.

"Menangkap 20 kg sabu saja, itu hukumannya bisa 20 tahun sampai seumur hidup. Ini 802 kg, masa hukumannya 20 tahun. Ya mati lah," jelas Dokter Tirta.

"Satu kg bisa diisap ramai-ramai sampai 40 orang. Bayangkan, 800 kg, berapa ribu orang yang menghisap barang laknat itu dan memenuhi bui atau rehab," tandasnya.

Soal Rencana Investigasi Kejahatan HAM, Duterte Nggak Akan Ijinkan Pejabat ICC Masuk ke Filipina

Halaman: 
Penulis : Iskandar