logo


Iran Bakal Segera Gabung Organisasi CSO, Bersama China dan Rusia

Presiden Iran, Ebrahim Raisi, mengatakan jika prioritas Iran saat ini adalah untuk memperluas hubungan dengan negara-negara tetangga, termasuk dengan China dan Rusia

17 September 2021 18:00 WIB

Presiden Iran Ebrahim Raisi
Presiden Iran Ebrahim Raisi Al Jazeera

TEHERAN, JITUNEWS.COM - Presiden Iran Ebrahim Raisi diperkirakan akan segera mendapatkan keanggotaan Organisasi Kerjasama Shanghai (SCO) bagi Iran dalam perjalanan luar negeri pertamanya ke Tajikistan. Hal itu dilaporkan oleh Bloomberg pada Kamis (16/9).

Media tersebut tersebut mencatat dalam laporannya bahwa Iran sekarang ini tengah berusaha mempererat hubungan dengan Beijing dan Moskow, khusunya dalam sektor ekonomi dan perdagangan, guna menghadapi sanksi keras yang dijatuhkan oleh Amerika Serikat.

Pada tahun 2005 lalu, Iran, bersama dengan India dan Pakistan, sudah menjadi pihak pengamat, tetapi India dan Pakistan kemudian mendapatkan keanggotaan tetap pada tahun 2017. Setelah mengajukan permohonan yang sama dua kali, Teheran tidak dapat bergabung dalam organisasi tersebut karena ditentang oleh Tajikistan dan Uzbekistan.


Uni Eropa Bakal Bangun Proyek Perdagangan Internasional untuk Saingi China

Dilansir dari media Iran, IRNA, dengan negara-negara anggota CSO telah berkumpul di Tajikistan pada Kamis (16/9) pekan ini 2021, Raisi mencatat bahwa salah satu prioritas pemerintah Iran saat ini adalah untuk memperluas hubungan dengan negara-negara Asia Tengah, khususnya Tajikistan.

Raisi juga mengisyaratkan bahwa ada beberapa kesepakatan yang akan ditandatangani antara pihak Iran dan Tajikistan. Raisi dan Presiden Tajikistan, Emomali Rahmon, juga akan mengadakan pertemuan bilateral selama perjalanan Raisi ke Dushanbe.

Menurut IRNA, China juga memberikan dukungan bagi Iran menjadi anggota SCO. Menurut Beijing, masuknya Teheran ke dalam SCO akan sejalan dengan kepentingan jangka panjang organisasi.

Untuk diketahui, Organisasi Kerjasama Shanghai (CSO) sudah didirikan lebih dari dua dekade lalu dimana anggotanya saat ini terdiri dari Cina, India, Kazakhstan, Kirgistan, Rusia, Pakistan, Tajikistan, dan Uzbekistan.

Tak Becus Tangani Evakuasi Warga Sipil dari Afghanistan, Menlu Belanda Akhirnya Mengundurkan Diri

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia