logo


Moeldoko Bilang Paham Radikal Susupi Pendidikan, Tokoh NU: Yang Radikal itu Membajak Partai

Moeldoko dianggap sebagai pembegal partai terkait aksi kelompoknya menggulingkan AHY dari Demokrat.

17 September 2021 15:01 WIB

Umar Hasibuan
Umar Hasibuan twitter.com/umarchelsea_

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Tokoh Nahdlatul Ulama (NU) Umar Hasibuan alias Gus Umar menyoroti pernyataan Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko tentang paham radikal yang menyusup di lembaga pendidikan.

Gus Umar tampak heran karena semua hal dikaitkan dengan radikalisme. Padahal, menurut dia, Moeldoko lah yang justru bertindak radikal.

Hal itu terkait aksi Moeldoko cs yang berupaya menggulingkan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dari kepemimpinan Partai Demokrat.


Sebut Paham Radikal Sudah Menyusup ke Lembaga Pendidikan, Moeldoko: Harus Kita Waspadai!

“Semua hal dibilang radikal. Yang radikal dan gak pancasilais itu membajak partai yang bukan hakmu Moeldoko,” cuitnya di akun Twitter @UmarChelsea_75, disitat Jumat (17/9).

Sebelumnya, KSP Moeldoko sempat membahas radikalisme dan intoleransi saat berkunjung ke pondok pesantren Lirboyo, Kediri, Jawa Timur pada Kamis (16/9).

"Paham radikal sudah menyusup di tengah-tengah masyarakat dan lembaga pendidikan. Ini harus kita waspadai, karena gerakannya tersistematis dan terstruktur," kata Moeldoko dalam keterangannya.

Kapal China Masuki RI, Politisi Demokrat: Semoga Bukan Mau Nagih Utang

Halaman: 
Penulis : Iskandar