logo


Pemerintah Perpanjang Kebijakan PPnBM 100%, DPR: Keputusan yang Sangat Relevan

Efek domino dari kebijakan ini sebelumnya memang cukup signifikan bagi perekonomian bangsa dan negara.

17 September 2021 13:07 WIB

Kompleks Parlemen Senayan.
Kompleks Parlemen Senayan. Jitunews/Latiko Aldilla Dirga

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Anggota Komisi VII DPR RI Mukhtarudin mengapresiasi keputusan pemerintah yang kembali memperpanjang kebijakan PPnBM 100%.

Menurutnya, keputusan tersebut sangat relevan di tengah tren positif sebelumnya dengan adanya kebijakan itu.

"Patut kita apresiasi keputusan pemerintah ini. Efek domino dari kebijakan ini sebelumnya memang cukup signifikan bagi perekonomian bangsa dan negara. Dan sudah tepat keputusan pemerintah kembali memperpanjang kebijakan itu," ujarnya di Jakarta, Jumat (17/9/2021).


Resmikan Jalan Tol Dalam Kota Segmen Pulo Gebang-Kelapa Gading, Jokowi : Mobilitas Jakarta Semakin Baik

Mukhtarudin nilai, upaya keras dari Kementerian Perindustrian dalam mendorong adanya perpanjangan kebijakan PPnBM 100% juga layak di apresiasi.

"Kemenperin juga layak diapresiasi saya kira. Karena atas inisiasinya kebijakan ini kembali diperpanjang. Sektor industri kita khususnya otomotif kembali bergairah dengan adanya perpanjangan kebijakan ini," katanya.

Mukhtarudin mengatakan, sebenarnya dengan adanya kebijakan ini tidak hanya sektor industri saja yang mendapatkan manfaat.

"Tapi sektor lainnya pun ikut merasakan dampak positifnya. Jelas berdampak positif karena relaksasi kebijakan ini bukan hanya manaikkan dari sisi permintaan, tapi juga dari sisi produksi akan meningkat, dengan demikian maka akan menyerap tenaga kerja. Kebijakan ini berkontribusi signifikan dalam menggerakkan roda perekonomian masyarakat secara luas. Daya beli dan konsumsi masyarakat bisa bangkit," ujarnya.

Diketahui, Pemerintah kembali memperpanjang kebijakan Pajak Penjualan Barang Mewah Ditanggung Pemerintah (PPnBM DTP) 100% untuk kendaraan bermotor sampai akhir tahun 2021.

"Perpanjangan insentif dilakukan untuk menstimulasi konsumsi masyarakat kelas menengah seiring dengan perkembangan positif penanganan pandemi COVID-19 sehingga diharapkan terus dimanfaatkan" ungkap Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu dalam keterangan tertulis, Jumat (17/9/2021).

Jokowi: Saya Yakin 3-4 Tahun ke Depan Indonesia Bisa Menjadi Produsen Utama Produk Barang Berbasis Nikel

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar