logo


Puluhan Mantan Diplomat Afghanistan Desak Komunitas Internasional Tak Akui Pemerintahan Taliban

Dua puluh empat mantan diplomat Afghanistan meminta komunitas internasional untuk tidak mengakui rezim Taliban sebagai pemerintahan resmi di negaranya

16 September 2021 19:00 WIB

Taliban
Taliban twitter.com

KABUL, JITUNEWS.COM - Sejumlah diplomat Afghanistan dari pemerintahan Ashraf Ghani, pada Rabu (15/9) meminta para pemimpin komunitas internasional untuk tidak memberikan pengakuan resmi terhadap pemerintahan Taliban. Mereka juga mengecam keputusan negara anggota NATO yang membiarkan Afghanistan jatuh ke tangan "kelompok teroris".

Hal tersebut disampaikan dalam sebuah pernyataan tertulis oleh 24 diplomat Afghanistan yang sebelumnya telah ditugaskan di sejumlah kantor kedutaan asing dan lembaga internasional.

“Kami sangat kecewa bahwa setelah dua puluh tahun keterlibatan, sekutu kami meninggalkan Afghanistan dan meninggalkan orang-orang kami di bawah belas kasihan kelompok teroris. Kami sangat percaya bahwa pengambilalihan militer oleh Taliban di Afghanistan akan memperpanjang penderitaan warga Afghanistan dan selanjutnya akan merusak keamanan internasional,” tulis para diplomat tersebut dalam sebuah pernyataan, dikutip Al Arabiya.


Militer Perancis Berhasil Eliminasi Pimpinan ISIS Afrika Utara

“Keberhasilan Taliban dalam merebut kekuasaan melalui cara-cara ilegal dan kekerasan dan mendirikan pemerintahan mereka akan memiliki konsekuensi bencana bagi keamanan regional dan global karena hal itu akan membuat kelompok teroris dan ekstremis kekerasan di seluruh dunia menjadi lebih berani,” tambahnya.

Para diplomat tersebut juga mendesak para pemimpin internasional “menggunakan semua cara yang tersedia untuk mengakhiri tindak kekerasan Taliban terhadap kaum perempuan, masyarakat sipil, aktivis dan jurnalis.”

Mereka juga menyerukan pembentukan “pemerintahan yang dinegosiasikan secara politis, inklusif dan sah” di Afghanistan.

Pakistan Minta Komunitas Internasional Beri Waktu Taliban untuk Realisasikan Janji-janjinya

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia