logo


Nord Stream 2 Bisa Bikin Harga Gas Alam di Eropa Kembali Seimbang

Juru bicara Kremlin mengatakan jika harga gas alam di pasar Eropa bisa kembali normal setelah jalur pipa gas Nord Stream 2 mulai beroperasi

15 September 2021 20:15 WIB

Jalur pipa gas Rusia-Jerman Nord Stream 2
Jalur pipa gas Rusia-Jerman Nord Stream 2 istimewa

MOSKOW, JITUNEWS.COM - Juru bicara kantor kepresidenan Rusia, Dmitry Peskov, pada Rabu (15/9) mengatakan bahwa peluncuran operasional jalur pipa gas Nord Stream 2 akan menyeimbangkan harga gas alam di pasar gas Eropa yang belakangan ini terus melonjak ke titik tertingginya.

"Tidak ada keraguan bahwa operasional awal Nord Stream 2 akan secara signifikan menyeimbangkan parameter harga gas alam di Eropa, termasuk di pasar fisik, ini jelas. Ada permintaan gas yang tinggi, dan tidak jelas akan menjadi seperti apa musim dingin nantinya. Jika sangat dingin, maka tentu akan lebih banyak gas yang dibutuhkan," kata Peskov kepada wartawan.

Pernyataan itu dibuat di tengah meroketnya harga gas Eropa selama beberapa hari terakhir, mencapai rekor baru sepanjang masa dimana harganya mencapai $950 per seribu meter kubik.


Perang Nuklir Bisa Hancurkan Dunia, AS Harus Cegah Konflik Militer dengan China dan Rusia

Pada 10 September lalu, perusahaan energi Rusia, Gazprom, mengumumkan bahwa pembangunan pipa Nord Stream 2 telah sepenuhnya diselesaikan. Mereka mencatat bahwa pasokan gas pertama ke pasar Eropa dapat dimulai sebelum musim dingin tahun 2021 ini. Untuk memulai pengiriman komersial tersebut, pihak perusahaan yang mengoperasikan jalur pipa gas tersebut, Nord Stream 2 AG, harus sudah mendapatkan sertifikasi sebagai operator pipa independen.

Moskow Tunggu Respon Washington soal Dugaan Intervensi AS pada Pemilu Parlemen Rusia

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia