logo


Moskow Tunggu Respon Washington soal Dugaan Intervensi AS pada Pemilu Parlemen Rusia

Menteri Luar Negeri Rusia mengatakan jika pihaknya sudah memberikan dokumen yang berisi data dan fakta intervensi AS dalam pemilu parlemen Rusia kepada Dubes AS, dan saat ini tengah menunggu respon dari Gedung Putih.

15 September 2021 20:00 WIB

Sergey Lavrov
Sergey Lavrov Tass

MOSKOW, JITUNEWS.COM - Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov, pada Rabu (15/9) mengatakan jika pemerintah Rusia saat ini tengah menunggu respon dari pemerintah AS terkait intervensi yang dilakukan oleh Washington dalam pemilu parlemen Rusia. Pada pekan lalu, Dubes AS, John Sullivan, sudah memenuhi panggilan pemerintah Rusia untuk hadir di kantor Kemenlu guna memberikan penjelasan mengenai dugaan intervensi AS tersebut.

"Data sudah diberikan kepadanya, ini cukup serius. Itu saja. Kami sedang menunggu sebuah jawaban dari pemerintah AS terkait mengapa (intervensi) ini terjadi...Saya tidak akan menjelaskan fakta-fakta tersebut secara detail...Fakta spesifik sudah diberikan kepada Dubes AS. Ia sudah menerima dokumen dan berjanji akan mem-verifikasinya. Tapi, ia mengatakan bahwa mereka tidak memiliki bukti jika seseorang sudah melanggar hukum Rusia," kata Lavrov kepada para wartawan.

Ia menambahkan jika Rusia saat ini siap mempertahankan dialog dengan NATO, yang seharusnya terjalin dengan profesional, tetapi aliansi tersebut terus menolak negosiasi militer secara langsung.


AS Diminta Hapus Nama Petinggi Taliban dari Daftar Teroris dan Cairkan Aset Afghanistan

"Secara umum, mereka sama sekali menolak untuk melakukan dialog militer, yang ditangguhkan sebagai hukuman setelah peristiwa di Ukraina dan Krimea. Kami siap untuk bernegosiasi, tetapi hanya secara profesional, tanpa nada emosional dan setengah histeris ini," tambahnya.

 

Perang Nuklir Bisa Hancurkan Dunia, AS Harus Cegah Konflik Militer dengan China dan Rusia

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia