logo


Soal 56 Pegawai KPK Diberhentikan, Jokowi: Jangan Semuanya Ditarik-tarik ke Presiden

Joko Widodo menanggapi soal 56 pegawai KPK yang akan segera diberhentikan dengan hormat.

15 September 2021 19:08 WIB

Presiden Joko Widodo
Presiden Joko Widodo istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Presiden Joko Widodo menanggapi soal 56 pegawai KPK yang akan segera diberhentikan dengan hormat.

"Jangan semua-semuanya itu diserahkan kepada presiden," ucap Jokowi dalam pertemuan dengan Forum Pemred di Istana Kepresidenan, Rabu (15/9).

Jokowi mengatakan bahwa masalah Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) di KPK sudah menjadi tanggung jawab pejabat terkait.


Kritik Perekonomian RI, Cak Imin: SBY-Jokowi Pragmatis, Tunduk kepada Pasar

"Kalau itu kewenangan pejabat pembina, harusnya kan itu menjadi tanggung jawab mereka, dan saya kan nggak mungkin mengambil keputusan kalau proses hukum berjalan di MA dan di MK, jangan semuanya ditarik-tarik ke presiden," kata Jokowi.

"Yang menurut saya tata cara bernegara yang baik seperti itu, ada penanggung jawabnya dan proses berjalan sesuai dengan aturan," imbuh Jokowi.

Sebelumnya, KPK memutuskan 56 orang akan diberhentikan dengan hormat pada 30 September 2021. Mereka diberhentikan karena tidak memenuhi syarat beralih status menjadi ASN.

"Terhadap 6 orang pegawai KPK yang dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS) dan diberi kesempatan mengikuti Pendidikan dan Pelatihan Bela Negara dan Wawasan Kebangsaan namun tidak mengikutinya, maka tidak bisa diangkat menjadi Aparatur Sipil Negara dan akan diberhentikan dengan hormat per tanggal 30 September 2021," kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata dalam konferensi pers, Rabu (15/9/2021).

"Memberhentikan dengan hormat kepada 50 orang pegawai KPK yang dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS) per tanggal 30 September 2021," imbuhnya.

Jokowi Teken Perpres Dana Abadi Pesantren, Dewan Syura PKB: Langkah Awal Menuju Kemandirian Pesantren

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata