logo


Empat Kapal Perang China Dilaporkan Berlayar di Dekat Alaska, Aksi Balasan?

Kementerian Pertahanan AS melaporkan bahwa empat unit kapal perang China telah terlihat berlayar di dalam ZEE AS di dekat wilayah Alaska

14 September 2021 21:30 WIB

Kapal Perang China
Kapal Perang China istimewa

WASHINGTON, JITUNEWS.COM - Sejumlah kapal perang China telah berlayar di wilayah perairan dekat Alaska, Amerika Serikat. Hal tersebut dilaporkan oleh Dinas Pendistribusian Informasi Visual Pertahanan (DVIDS) yang berada di bawah Kementerian Pertahanan AS dalam situs resminya pada Minggu (12/9). Namun, laporan tersebut sudah dihapus pada Senin (13/9) atau sehari setelah dirilis dengan alasan yang tidak diketahui.

Jika laporan tersebut benar, bisa jadi aktifitas militer China tersebut merupakan sebuah bentuk tindakan balasan Beijing atas tindakan AS yang sering mengerahkan kapal-kapal militernya di dekat teritori China.

Dilansir dari Sputniknews, dalam laporan yang diunggah ke dalam situs resminya pada Minggu (12/9), DIVDS mengatakan jika pasukan penjaga pantai AS Distrik 17 melihat empat kapal perang milik tentara pembebasan rakyat China (PLA) berlayar di perairan internasional di dalam wilayah Zona Ekonomi Ekslusif AS di dekat pulau Aleutian yang masih masuk wilayah negara bagian Alaska, pada 29 dan 30 Agustus lalu.


Peralatan Lembaga Pengawas Nuklir Internasional di Iran Rusak Akibat Serangan Sabotase Israel

Sayangnya, laporan DVIDS tidak menyebutkan nama empat unit kapal milik PLA tersebut. Sementara itu, sejumlah pengamat militer mengatakan jika empat kapal perang itu kemungkinan adalah bagian dari armada yang sama yang berlayar ke wilayah timur melalui Selat Soya ke Samudra Pasifik pada 24 Agustus lalu.

Selama kapal perang PLA berlayar di dekat Alaska, dua unit kapal Penjaga Pantai AS, Bertholf dan Kimball, juga beroperasi di perairan yang sama. Laporan DVIDS mencatat bahwa interaksi antara kapal AS dan China tersebut berjalan dengan aman dan profesional, dan keduanya melakukan komunikasi verbal sesuai dengan standar internasional yang ditetapkan dalam Kode Simposium Angkatan Laut Pasifik Barat untuk Pertemuan yang Tidak Direncanakan di Laut dan Konvensi tentang Peraturan Internasional untuk mencegah terjadinya tabrakan di laut.

Bukan Afghanistan, Empat Negara Ini Lebih Potensial untuk Kemunculan ISIS

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia