logo


Amandemen UUD 1945 Belum Urgen untuk Dilakukan

Belum dilakukan uji publik dan belum ada kesimpulan

14 September 2021 17:31 WIB

rilis.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Fraksi Partai Nasdem MPR meyatakan belum melihat urgensi untuk melakukan amandemen terbatas terhadap UUD NRI Tahun 1945.

Ketua Fraksi Partai Nasdem MPR, Taufik Basari mengatakan ada tiga alasan amandemen UUD belum urgen. Dimana Alasan yang pertama, hasil kajian (Badan Pengkajian) MPR itu harus diuji publik terlebih dahulu.

“Karena belum dilakukan uji publik dan belum ada kesimpulan, maka kita melihat amandemen terbatas UUD belum urgen,” ujarnya di Jakarta, Senin (13/9/2021).


Soal Wacana Amanden, Mahyudin: Aneh, Kita Hanya Terjebak dalam Isu PPHN

Kedua, agar mendapat legitimasi moral melakukan amandemen UUD, maka amandemen harus dilakukan “bersama” rakyat. Karena itu MPR harus melakukan konsultasi publik yang massif. Artinya, gagasan amandemen UUD ini harus menjadi diskursus publik.

“Karena belum menjadi diskursus publik dan belum “membumi” menjadi pembicaraan sehari-hari maka amandemen belum urgen,” tuturnya.

Bagi Taufik Basari, amandemen UUD adalah persoalan fundamental, maka amandemen harus datang dari bawah atau bottom up.

“Jangan sampai gagasan amandemen itu adalah gagasan elit. Amandemen harus didasark kebutuhan yang urgen dan datangnya dari rakyat,” tegasnya

Ketiga, karena masih dalam masa pandemi Covid-19, maka amandemen UUD bukan sesuatu yang urgen. “Karena keterbatasan itu, Fraksi Partai Nasdem, sedang melakukan survei yang menjadi salah satu pertimbangan untuk mengambil keputusan terkait dengan amandemen UUD,” ungkapnya.

Taufik juga menyebutkan dalam proses amandemen UUD, tidak tertutup kemungkinan akan membuka kotak pandora.

“Sebab, ketika dilakukan perubahan terhadap satu atau dua pasal, tidak tertutup kemungkinan terkait dengan pasal-pasal lain karena pasal-pasal di dalam konstitusi saling terkait. Badan Pengkajian MPR harus melakukan kajian lebih mendalam agar bisa menjawab persoalan-persoalan yang muncul terkait dengan amandemen UUD,” pungkasnya.

Rocky Gerung Sebut Wacana Amandemen Bentuk Kedunguan MPR

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar