logo


Buntut Pamflet Duka Cita untuk Megawati, PMI Jakarta Lapor Pembuat Hoax ke Polda

Bukti-bukti yang akan disertakan berupa screenshoot gambar, kronologis kejadian, dan bukti lainnya.

14 September 2021 11:55 WIB

Megawati Soekarnoputri.
Megawati Soekarnoputri. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Palang Merah Indonesia (PMI) DKI Jakarta melaporkan pembuat hoax ke Polda Metro Jaya. Berita bohong yang dimaksud seperti yang diposting akun media sosial Instagram Reels @_genocide.anon3 yang menggunakan flayer ucapan duka cita dengan gambar mirip Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarno Putri pada 9 September 2021 lalu.

Pengurus PMI DKI Jakarta Arief Rachman mengatakan bahwa laporan terhadap akun instagram Reels @_genocide.anon3 itu akan didaftarkan pada Selasa 14 September 2021.

Bukti-bukti yang akan disertakan berupa screenshoot gambar, kronologis kejadian, dan bukti lainnya.


Presiden Jokowi Dihina hingga Disebut Kodok, Megawati Nangis

"Kami melaporkan berita bohong, fitnah, dan atau hoax yang dilakukan pihak yang tidak bertanggung jawab terkait dengan beredarnya flayer ucapan duka cita yang merupakan desain resmi PMI DKI Jakarta terdapat gambar mirip tokoh nasional," ungkap Arief, rachman, Sekretaris Pengurus PMI DKI Jakarta di Mapolda Metro jaya, Selasa (14/9/2021).

Menurut Arief, beredarnya flayer tersebut sangat merugikan PMI DKI Jakarta sebagai organisasi yang bergerak dibidang kemanusiaan dan menjunjung tinggi kenetralan serta selalu ikut terlibat dalam kegiatan-kegiatan kemanusiaan di Indonesia.

"Semua komponen PMI DKI Jakarta merasa tercederai dengan perbuatan yang tidak bertanggung jawab itu dan pelaporan ini dilakukan berdasarkan desakan oleh seluruh unsur di PMI DKI Jakarta dari pengurus, pegawai, hingga para relawan," terang Arief.

PMI DKI Jakarta, sambung Arief, meyakini perlu adanya pelaporan kepada pihak berwajib terkait masalah tersebut. Pasalnya, unggahan flayer itu tersebar sedemikian rupa dan viral sehingga berpotensi merusak citra PMI secara nasional.

"Jadi, untuk memastikan bahwa tindakan itu tidak benar dan merugikan, Kami perlu mengklarifikasi dengan mengambil langkah hukum," pungkasnya.

Tantang Pengkritik Temui Jokowi soal Penanganan Covid, Megawati: Kegagalannya di Mana?

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar