logo


Viral Haram Wisata ke Borobudur, Sandiaga: Kita Mengacu pada Kemenag dan MUI

Sandiaga menegaskan bahwa Candi Borobudur adalah magnet dari pembukaan ekonomi kreatif

14 September 2021 06:30 WIB

Sandiaga Uno
Sandiaga Uno Instagram

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno menanggapi sebuh video yang berisi larangan umat muslim berwisata ke Candi Borobudur. Ia menegaskan bahwa tugas Kemenparekraf sudah sesuai dengan Undang-undang pariwisata.

"Tentunya tugas dan fungsi kami di Kemenparekraf adalah sesuai dengan nomor 10 tahun 2009 dan undang-undang nomor 24 tahun 2019 tentang pariwisata dan ekonomi kreatif dan pendapat-pendapat di masyarakat tentunya kita sebagai negara demokrasi ya mengacu kepada arahan atau panutan sesuai dengan bimbingan masing-masing dan di sini tentunya Kementerian Agama dan MUI yang memiliki otoritas," kata Sandiaga seperti dilansir detikcom, Senin (13/9/2021).

"Kami sendiri melihat kekuatan Indonesia ini adalah Bhinneka Tunggal Ika dan Pancasila yang betul betul merepresentasikan keragaman kita ," sambungnya.


Mobilitas Masyarakat Meningkat Selama Libur, Jokowi: Kita Menginjak Gas dan Remnya Harus Pas

Sandiaga mengatakan bahwa pihaknya menghargai adanya perbedaan pendapat. Namun, ia yakin bahwa Islam adalah agama yang memiliki toleransi yang tinggi.

"Saya memegang keyakinan bahwa kita menganut Islam yang rahmatan lil alamin, Islam yang sangat toleransi terhadap umat beragama lain. Kami ingin menjadi berkah bagi menjadi rahmat bagi semesta alam dan Borobudur itu adalah bagian dari alam dan kita harus menjaga tentunya sesuai dengan status Borobudur sebagai destinasi super prioritas dan sekarang juga borobudur sebagai Unesco heritage yang harus kita jaga, jadi itu pendapat saya," jelasnya.

Lebih lanjut, Sandiaga menegaskan bahwa Candi Borobudur adalah magnet dari pembukaan ekonomi kreatif. Oleh karena itu, sudah seharusnya masyarakat mensyukuri apa yang harus dijaga.

"Kita harus bangun kebersamaan kita dalam prinsip gotong royong, saling menghargai dan tentunya inilah konsep dari bapak-bapak pendiri bangsa kita yaitu Bhinneka Tunggal Ika," pungkasnya.

Vaksinasi Menjadi Game Changer Pemulihan Ekonomi Nasional

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati