logo


Kritik Perekonomian RI, Cak Imin: SBY-Jokowi Pragmatis, Tunduk kepada Pasar

Cak Imin menyebut pemerintah belum menemukan solusi yang tepat untuk menangani situasi ekonomi yang sulit.

14 September 2021 05:00 WIB

Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar.
Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar. Jitunews/Latiko Aldilla Dirga

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar atau Cak Imin mengkritik situasi ekonomi yang dihadapi oleh bangsa Indonesia. Ia menyebut pemerintah belum menemukan solusi yang tepat untuk menangani situasi ekonomi yang sulit.

Bahkan, Wakil Ketua DPR itu mengatakan bahwa presiden dari masa Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) hingga Joko Widodo (Jokowi) tunduk pada ekonomi pasar dan memilih jalan pragmatis.

"Semua pemerintahan mulai dari pak SBY, Pak Jokowi pragmatis, tunduk kepada pasar," kata Cak Imin secara daring di Youtube Pembaruan Agraria, Senin (13/9/2021).


Minta Masyarakat Siap Berdampingan dengan Covid-19, Jokowi: Tak Akan Hilang dalam Waktu Dekat

Cak Imin menilai bahwa pemerintah takut dengan angka pengangguran yang tinggi dan harga kebutuhan yang naik. Oleh karena itu pemerintah, kata dia, membut kebijkan yang diklaim mampu mengatasi persoalan ekonomi seperti UU Cipta Kerja.

"Jumlah pengangguran harus cepat teratasi, mengurangi jumlah pengangguran, menciptakan lapangan pekerjaan membuat pertumbuhan ekonomi," ujarnya.

Lebih lanjut, Cak Imin mendesak agar pemerintah mencari solusi lain apabila kebijakan yang ada tidak bisa menjawab permasalahan ekonomi. Ia mengaku khawatir keadaan akan semakin sulit apabila pemerintah membiarkan permasalahan.

"Masa yang akan datang 2024 bakalan tidak berdaya lagi menghadapi ekonomi pasar karena kebutuhan mendesak, pertumbuhan ekonomi, kebutuhan mendesak mengatasi pengangguran dan kesulitan ekonomi," pungkasnya.

 

Jokowi Perintahkan Jangan Akhiri PPKM Sampai Covid-19 Bisa Terkendali

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati