logo


Ngabalin Dukung PT Sentul City Penjarakan Rocky Gerung, Demokrat: Cara Baru Merepresi Oposisi

Ngabalin disebut mempolitisasi kasus sengketa lahan Sentul City-Rocky Gerung.

13 September 2021 11:47 WIB

Rachland Nashidik
Rachland Nashidik Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Politisi Partai Demokrat Rachland Nashidik menyoroti respons Tenaga Ahli Utama Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko atas kasus sengketa lahan PT Sentul City dan Rocky Gerung.

Dukungan Ngabalin agar pihak Sentul City menempuh langkah hukum dicurigai sebagai upaya pembungkaman terhadap Rocky Gerung. Sebab, mantan dosen filsafat UI itu dikenal sosok yang aktif mengkritik kebijakan pemerintah.

“Bukti bahwa kasus ini memang dipolitisasi pejabat istana. Cara baru merepresi oposisi dan membungkam kritik?,” cuitnya di akun Twitter @rachlannashidik, dikutip Senin (13/9).


Andi Arief: Ruhut Mau Mengkudeta Pak Moeldoko

Sebelumnya, Ali Mochtar Ngabalin memberi peringatan kepada kelompok yang kerap mengkritik pemerintah untuk bersiap-siap menjenguk Rocky Gerung di penjara atas kasus sengketa lahan rumah Rocky Gerung di Desa Bojong Koneng, Bogor, Jawa Barat.

“Ingatkan kadrun-kadrun supaya tengok junjungannya terancam tuh ntar lagi nyusul Yahya & Sugi Nur. Gaspul Sentul City,” ujarnya di akun Twitter @AliNgabalinNew.

Andi Arief Duga Pengusiran Rocky Gerung Bermotif Politik, Ruhut: Berpikir Kau dengan Cerdas!

Halaman: 
Penulis : Iskandar