logo


Desak Penjual Daging Anjing Disanksi Tegas, Gerindra Sebut Peringatan Tak Beri Efek Jera

Rani mengatakan bahwa masih adanya penjual daging anjing di pasar menunjukkan lemahnya pengawasan oleh pihak pengelola.

13 September 2021 06:30 WIB

Menurut riset, anjing yang terlatih dapat mendeteksi kanker prostat melalui urin dengan tingkat akurasi sebesar 98 persen
Menurut riset, anjing yang terlatih dapat mendeteksi kanker prostat melalui urin dengan tingkat akurasi sebesar 98 persen binatang.net

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua Fraksi Gerindra DPRD DKI Jakarta, Rani Mauliani mendesak pengelola PD Pasar Jaya untuk memberi sanski tegas kepada pedagang yang menjual daging anjing di pasar Senen, Jakarta Pusat. Menurutnya, sanksi administrasi yang telah diberikan PD Pasar Jaya tidak memberi efek jera kepada pedagang.

"Dan bagi pedagang yang 'nakal' seperti ini harus diberi sanksi dengan tegas, bukan cuma peringatan semata. Ya bisa dibilang begitu (sanksi administrasi kurang tegas), ditegasin aja, yang menjamin ada efek jera," kata Rani Mauliani kepada wartawan, Minggu (12/9/2021).

Rani mengatakan bahwa masih adanya penjual daging anjing di pasar menunjukkan lemahnya pengawasan oleh pihak pengelola.


Pria Bentangkan Poster ke Jokowi, Fadli: Agar Tahu Kondisi Sebenarnya dan Ada Jalan Keluar

"Kalau dilihat dari kasusnya jelas telah terjadi kelalaian dalam pengawasan yang seharusnya dilakukan secara berkala karena maintenance itu perlu," ujarnya.

"Secara logika kalau kita lihat seperti itu kan ya, kalau bukan karena pengawasan yang kurang, misal memang tahu ada yang berjualan tidak sebagaimana seharusnya peruntukannya, berarti ada pembiaran atau konspirasi oknum ya kan," lanjutnya.

Lebih lanjut, Rani mendorong agar dilakukan pengawasan secara berkala di seluruh pasar di DKI Jakarta.

"Seharusnya begitu (pengecekan di pasar lain) tapi bisa saja saat ini sudah ditertibkan dulu, pengecekan berkala harusnya dilaksanakan dengan tertib dan bertanggung jawab," pungkasnya.

Muncul Isu Reshuffle Kabinet, Nama Sufmi Dasco Disebut Masuk Bursa Menteri

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati