logo


Polri Baru Tangani 45 dari Target 763 Kasus Korupsi, ICW Singgung Janji Listyo Sigit

ICW memberikan nilai E pada kinerja kepolisian terhadap penanganan kasus korupsi

13 September 2021 05:01 WIB

Listyo Sigit Prabowo
Listyo Sigit Prabowo Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Peneliti Indonesia Corrupction Watch (ICW), Lalola Easter menyatakan bahwa kinerja kepolisian dalam menangani kasus korupsi pasa semester I 2021 sangat buruk.

Bahkan lembaganya memberikan nilai E pada kinerja kepolisian. Pasalnya, kepolisian baru menyelesaikan 5,7 persen penanganan kasus korupsi. Kepolisian disebut baru meyelesaikan penanganan kasus korupsi sebanyak 45 kasus dari target total 763 kasus pada semester I 2021.

"Kepolisian diberikan kepercayaan untuk mengelola dana anggaran penanganan korupsi Rp290,6 miliar, ini tentu tidak terefleksikan dari kualitas kinerja atau kuantitas saja tidak tercapai," kata Lalola dalam webinar pemaparan tren penindakan kasus korupsi semester I 2021, Minggu (12/9/2021).


Dilaporkan, ICW: Moeldoko Terlalu Jauh dalam Menafsirkan

Lola mengatakan bahwa bahwa kepolisian tidak memiliki target dalam penangan kasus strategis. Ia menyebut penindakan hanya menyasar kepada Kepala Desa, ASN, dan Swasta.

Ia pun kemudian menyinggung janji Kapolri Listyo Sigit Prabowo yang ingin memaksimalkan pemulihan aset dalam kasus korupsi. Ia mengatakan bahwa kepolisian tidak menggunkan instrumen pasal pencucian uang dalam semester 1 2021.

"Jadi hal ini tentu patut dipertanyakan kepada kepolisian dan kapolri apakah serius dalam melakukan penindakan kasus korupsi karena itu tidak tercermin dari performa penegak hukum di semester I 2021," jelasnya.

 

 

Pengacara Moeldoko: Kalau Arogansi Kekuasaan, Moeldoko Tidak Akan Buat Somasi 3 Kali

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati