logo


Pakar Kesehatan AS Nggak Yakin Varian Mu Bisa Geser Dominasi Varian Delta

Dr Anthony Fauci menilai varian Mu untuk saat ini masih belum menjadi varian Covid-19 dominan di AS

11 September 2021 11:00 WIB

Pakar penyakit menular AS Dr. Anthony Fauci
Pakar penyakit menular AS Dr. Anthony Fauci istimewa

WASHINGTON, JITUNEWS.COM - Varian coronavirus Mu saat ini bukan hal yang begitu mengkhawatirkan di Amerika Serikat. Hal itu disampaikan oleh Anthony Fauci, kepala penasihat kesehatan kepresidenan AS, dalam konferensi pers Tim Respons COVID-19 pada hari Jumat (10/9).

"Alasan [varian Mu] menjadi perhatian, adalah karena ia memiliki sejumlah mutasi yang menarik, tetapi ketika Anda melihat efek antibodi terhadap mutasi ini, itu bukan masalah yang memicu alarm, meskipun itu agak mengurangi perlindungan, itu masih berada di belakang varian Delta dan Beta," kata Fauci, dilansir Sputniknews.

Fauci mengatakan bahwa varian Mu hanya ditemukan pada sekitar 0,5 persen pasien COVID-19 yang menjalani isolasi atau karantina di Amerika Serikat, dan varian Delta terus menjadi strain dominan di antara kasus baru. Sebaliknya, varian Mu sudah menjadi varian dominan di Kolombia karena menyumbang sekitar 72 persen kasus dalam 60 hari terakhir.


PM Israel Minta Komunitas Internasional Segera Hentikan Perkembangan Nuklir Iran

Fauci menegaskan bahwa varian Delta tetap menjadi perhatian utama, setelah meningkatkan kasus baru di Amerika Serikat, dari yang pada Juni lalu hanya sekitar 13,5 persen, kini menjadi sekitar 98,9 persen.

Kemenlu Rusia Panggil Dubes AS untuk Datang Menghadap, Alasannya?

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia