logo


PM Israel Minta Komunitas Internasional Segera Hentikan Perkembangan Nuklir Iran

Israel menyebut komunitas perlu memikirkan tindakan dan langkah yang lebih kuat dan tegas dalam mencegah Iran melanggar kesepakatan nuklir JCPOA.

11 September 2021 09:55 WIB

Fasilitas pembangkit nuklir milik Iran
Fasilitas pembangkit nuklir milik Iran The Times of Israel

TEL AVIV, JITUNEWS.COM - Perdana Menteri Israel, Naftali Bennett, mendesak komunitas internasional untuk melakukan "reaksi internasional yang tepat dan cepat" terhadap Iran. Permintaan tersebut ia lontarkan menyusul adanya laporan dari Badan Energi Atom Internasional (IAEA), yang mengatakan jika Teheran telah melanggar beberapa ketentuan perjanjian nuklir JCPOA 2015.

“Israel memandang dengan sangat serius gambaran situasi yang tercermin dalam laporan itu, yang membuktikan bahwa Iran terus berbohong kepada dunia dan mempercepat program untuk mengembangkan senjata nuklir sambil menyangkal komitmen internasionalnya,” kata Bennett dalam sebuah pernyataan, dikutip Sputniknews.

Ia juga menyebut proses negosiasi yang dilakukan oleh sejumlah negara barat dengan Iran sebagai langkah pendekatan "naif" dan mengatakan bahwa komunitas internasional harus mengeluarkan keputusan dan tindakan yang kuat terhadap pemerintah Iran.


Jalur Pipa Nord Stream 2 Siap Beroperasi, Mantan Petinggi Uni Eropa: Ini Adalah Kesalahan

Awal pekan ini, IAEA mengkritik Iran karena menolak memberi para pengawas memantau seluruh kegiatan di fasilitas nuklir Iran. Dengan tidak adanya inspeksi rutin tersebut, yang dihentikan pada bulan Februari, kamera CCTV yang dipasang di sejumlah titik di fasilitas nuklir Iran tetap menjadi satu-satunya bentuk pemantauan. Namun, kamera-kamera tersebut tentu saja memerlukan perawatan, tetapi inspektur mengatakan salah satu dari empat kamera hancur, dan video yang diambil oleh kamera lain telah hilang.

Atasi Krisis Ekonomi, PM Lebanon yang Baru Siap Kerja Sama dengan Semua Negara kecuali Israel

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia