logo


Pengacara Moeldoko: Kalau Arogansi Kekuasaan, Moeldoko Tidak Akan Buat Somasi 3 Kali

Otto Hasibuan membantah Moeldoko arogansi kekuasaan

10 September 2021 21:15 WIB

tagar

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko melaporkan Indonesia Corruption Watch (ICW). Langkah tersebut dinilai ICW menunjukkan arogansi kekuasaan. Pengacara Moeldoko, Otto Hasibuan, membantah hal itu.

"Ya ini tambah ini lagi kan. Buktinya mereka ini memang sungguh-sungguh tidak mau minta maaf. Kalau dia arogansi kekuasaan, Pak Moeldoko tidak akan buat somasi sampai 3 kali," ujar Otto kepada wartawan di Bareskrim Polri, Jumat (10/9).

Otto mengatakan bahwa Moeldoko datang sendiri ke Mabes Polri untuk melaporkan.


ICW Klaim Sudah Minta Maaf ke Moeldoko soal Ekspor Beras

"Bayangin, seorang pejabat negara 3 kali membuat somasi. Dan buktinya lagi, dia tidak main hakim sendiri. Tapi datang ke Mabes Polri. Menempuh saluran hukum. Apa itu arogansi?" katanya.

Menurutnya, jika arogan maka Moeldoko tidak perlu datang ke kantor polisi tapi justru polisi diminta ke kantornya. Otto menyebut tuduhan arogansi tersebut tidak tepat.

"Kalau arogansi dia tidak perlu datang. Datang saja polisinya disuruh ke KSP. Bisa saja, kan? Tapi Pak Moeldoko datang ke sini, itu menunjukkan kerendahan hati beliau. Jadi tuduhan arogansi itu tidak tepat," katanya.

Dilaporkan, ICW: Moeldoko Terlalu Jauh dalam Menafsirkan

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata