logo


Utusan PBB Minta Komunitas Internasional Tak Bekukan Aset Milik Afghanistan

Utusan khusus PBB untuk Afghanistan mengatakan jika aset milik pemerintah Afghanistan sangat penting dalam menangani situasi krisis kemanusiaan yang terjadi di negara tersebut.

10 September 2021 12:00 WIB

Ilustrasi Warga Sipil Afghanistan
Ilustrasi Warga Sipil Afghanistan Russia Today

NEW YORK, JITUNEWS.COM - Seorang utusan PBB untuk Afghanistan, Deborah Lyons, telah memperingatkan krisis kemanusiaan yang membayangi di negara yang dilanda perang itu akan semakin meningkat, terlebih dengan adanya pemotongan dana bantuan kepada pemerintahan Taliban. Ia mengatakan jika pembekuan aset milik pemerintah Afghanistan dapat membuat jutaan orang jatuh ke dalam kemiskinan parah dan memicu krisis pengungsi besar.

Peringatan tersebut ia sampaikan dalam sebuah pertemuan Dewan Keamanan PBB di New York, Kamis (9/9).

"Miliaran aset dan dana donor (milik Afghanistan) telah dibekukan oleh anggota komunitas internasional," kata Lyons, dikutip Russia Today.


Virus Terus Bermutasi, Joe Biden Akan Segera Umumkan Strategi Baru Lawan Covid-19

"[Efek] yang tak terelakkan, bagaimanapun juga, adalah penurunan ekonomi yang parah yang dapat membuat jutaan orang jatuh ke dalam kemiskinan dan kelaparan, dapat menghasilkan gelombang besar pengungsi dari Afghanistan, dan memang membuat Afghanistan mundur dari generasi ke generasi," tambahnya.

Lyons juga mencatat tantangan kemanusiaan "yang sudah ada sebelumnya" di Afghanistan, harus ditangani lebih cepat, meskipun ada kekhawatiran atas pemerintah Taliban yang baru diumumkan di Kabul.

“Mereka yang mengharapkan, dan mendesak, inklusivitas akan kecewa. Tidak ada wanita dalam nama yang tercantum. Tidak ada anggota non-Taliban, tidak ada tokoh dari pemerintah masa lalu, atau pemimpin kelompok minoritas,” kata Lyons, merujuk pada pejabat yang ditetapkan untuk staf pemerintahan baru yang dibentuk oleh Taliban.

“Menangani krisis ini tidak bisa menunggu keputusan politik mengenai pencabutan sanksi. Jutaan warga Afghanistan biasa sangat membutuhkan bantuan. Artinya, bantuan kemanusiaan yang dibutuhkan harus diberikan melalui PBB atau LSM,” pungkasnya.

Taliban Dikabarkan Lakukan Pembersihan Etnis di Provinsi Panjshir

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia