logo


Front Persaudaraan Islam Dideklarasikan, Ngabalin Tegaskan Tak Ada Tempat bagi Pendukung Khilafah

Ngabalin mengingatkan generasi muda untuk mewaspadai FPI yang dianggapnya ormas radikal.

8 September 2021 10:28 WIB

Ali Ngabalin
Ali Ngabalin Tempo.co

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Tenaga ahli utama Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin angkat bicara soal Front Persaudaraan Islam (FPI) yang resmi dideklarasikan. Sebelumnya, FPI menjadi akronim Front Pembela Islam, organisasi yang dibubarkan pemerintah akhir tahun lalu.

Ngabalin mengaku tak mempersoalkan penggunaan nama FPI. Dia hanya menegaskan bahwa Indonesia tak menyediakan tempat bagi pendukung khilafah.

“Apapun namamu kalau kau pendukung ISIS, Taliban, Khilafah dan Intoleran serta sejenisnya pasti tidak ada tempat dan ruang untukmu di bumi Pancasila. Ingat itu,” tegasnya lewat cuitan Twitter @AliNgabalinNew, Rabu (8/9).


Sahabat Minta Jokowi Bebaskan Munarman, Eko Kuntadhi: Kayak Negara Punya Emaknya Saja

Dia lantas mewanti-wanti generasi muda untuk mewaspadai FPI yang dianggapnya ormas radikal.

“Awas jangan gagal paham. Generasi muda Islam harus terlindungi dari ormas radikal,” pungkasnya.

Ngabalin ke 51 Pegawai KPK Tak Lolos TWK: Pergi Sana Cari Kerja yang Lain

Halaman: 
Penulis : Iskandar