logo


Rezim Dituding Kriminalisasi Ulama, Ruhut Tak Terima

Setiap orang setara di mata hukum.

8 September 2021 09:42 WIB

Ruhut Sitompul.
Ruhut Sitompul. dok. Jitunews

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Politisi PDIP Ruhut Sitompul menegaskan pemerintah tak pernah melakukan kriminalisasi terhadap ulama, seperti yang dituduhkan Wasekjen PA 212 Novel Bamukmin.

Hal ini berkaitan dengan kasus pelanggaran protokol kesehatan yang menjerat eks pentolan FPI, Habib Rizieq Shihab.

“Kriminalisasi ulama? Ulama mana yang dikriminalisasi kalau tidak bersalah? Ini kan karena dia bersalah,” ujar Ruhut, sebagaimana dikutip dari jpnn.com, Rabu (8/9).


Fahri Hamzah Kritik Oposisi, PDIP: Rakyat Ikut Ngurus Politik Itu Konsekuensi

Menurutnya, setiap orang memiliki kedudukan setara di mata hukum. Bahkan, ulama sekalipun tak punya keistimewaan jika berhadapan dengan hukum.

Equality before the law, semua sama, mau ulama pun sama di depan hukum. Kenapa, kalau ulama beda di depan hukum? Kan tidak dong,” cetus Ruhut.

Eks kader Partai Demokrat ini lantas meminta narasi kriminalisasi ulama terkait kasus Rizieq dihentikan. Baginya, apa yang dilakukan Rizieq di Megamendung dan Petamburan murni pelanggaran hukum.

“(Narasi kriminalisasi ulama) itu harus dihentikan. Pak Jokowi sudah on the track, sudah benar dia menjalankan tugasnya sebagai presiden,” pungkasnya.

Amien Rais Bicara Presiden 3 Periode, PDIP: Pernyataan Halusinasi Bertujuan untuk Memprovokasi

Halaman: 
Penulis : Iskandar