logo


ISIS Mulai Tebar Ancaman di Perbatasan Irak, Teheran: Kami Akan Menyerang

Salah satu komandan pasukan Garda Revolusi Islam Iran menegaskan bahwa pihaknya siap melancarkan serangan terhadap kelompok teroris yang mengancam perbatasan Iran

7 September 2021 11:28 WIB

Bendera ISIS
Bendera ISIS sputniknews

TEHERAN, JITUNEWS.COM - Iran tidak akan mentolerir meningkatnya aktivitas kelompok teroris di perbatasan Irak-Iran. Hal tersebut disampaikan oleh Brigjend. Mohammad Pakpour, komandan pasukan darat Korps Garda Revolusi Islam pada Senin (6/9). Ia menambahkan bahwa pihaknya siap menyerang jika perbatasannya terancam.

Pernyataan Pakpour tersebut terlontar usai aktivitas kelompok teroris ISIS di provinsi Kirkuk, Irak utara dilaporkan semakin meningkat. Pada Minggu (5/9), kelompok teroris tersebut sudah menewaskan 12 orang dalam serangan terhadap polisi federal di desa Tal al-Steih.

“Mengingat adanya peningkatan ancaman teroris dan kelompok bersenjata di Kurdistan, di Irak utara, serta meningkatnya ketidakstabilan di perbatasan Iran, saya menyatakan bahwa Iran tidak akan mentolerirnya dan akan memberikan respons yang diperlukan dan kuat,” kata Pakpour kepada siaran radio Iran, dikutip Sputniknews.


Gareth Bale Minta Agar Timnas yang Suporternya Rasis Dilarang Ikut Kompetisi Internasional

"Jangan mengubah wilayah Anda menjadi arena teroris ... saya tegaskan, jika perlu, Mohammad Pakpour, komandan pasukan darat Korps Pengawal Revolusi Islam," tegasnya.

Pada akhir 2017, pihak berwenang Irak telah mengklaim kemenangan atas organisasi ISIS di negara itu. Namun, hingga kini tentara Irak terus melakukan serangan terhadap militan dan "sel tidur" organisasi teroris yang masih tersisa di seluruh wilayah teritorinya.

Afghanistan Diambang Perang Sipil, AS Khawatir Al Qaeda dan ISIS Kembali Terbentuk

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia