logo


Masjid Ahmadiyah Dirusak, Eko Kuntadhi Soroti Celana Cingkrang hingga Jenggot

Eko menilai keberadaan kelompok celana cingkrang hingga berjenggot kerap membuat kekacauan.

6 September 2021 03:30 WIB

Eko Kuntadhi (kiri)
Eko Kuntadhi (kiri) twitter.com/_ekokuntadhi

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Pegiat media sosial Eko Kuntadhi turut berkomentar soal aksi perusakan masjid jemaat Ahmadiyah di Sintang, Kalimantan Barat. Dia lebih menyoroti atribut para pelaku perusakan tempat ibadah tersebut.

Menurutnya, pelaku didominasi oleh orang-orang yang mengenakan celana cingkrang hingga berjenggot.

“Perhatikan gerombolan perusak masjid Ahmadiyah di Sintang : daster, celana cingkrang, jenggot. Sebagian jidat item,” tulisnya di akun Twitter @_ekokuntadhi, dikutip Senin (6/9).


Hindari Fitnah, Denny Siregar Sarankan Ahmadiyah Berbaur dengan Masyarakat

Eko menilai orang-orang dengan ciri khas tersebut selalu menimbulkan keributan. Dia lantas meneybut kelompok itu hanya bisa mempermalukan agama.

“Di mana ada gerombolan orang jenis ini. Di situ akan ada kekacauan. Kekerasan. Kasar. Barbar. Memalukan agama!,” cetusnya.

Sebelumnya, mantan Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin mengecam tindakan perusakan masjid Ahmadiyah di Sintang, Kalimantan Barat. Menurutnya, merusak ruang ibadah adalah perbuatan yang dilarang dalam ajaran Islam.

“Peristiwa perusakan masjid jemaat Ahmadiyah di Sintang, Kalbar, sungguh amat menyedihkan. Apa pun alasannya, merusak rumah ibadah mestinya dihindari. Islam mengajarkan larangan merusak rumah ibadah agama lain, apalagi merusak masjid,” kicaunya lewat akun Twitter @lukmansaifuddin.

Sesalkan Perusakan Masjid Ahmadiyah, Mantan Menag: Islam Larang Merusak Rumah Ibadah Agama Lain

Halaman: 
Penulis : Iskandar