logo


Novel PA 212: Harusnya Rezim ini Tahu Diri bahwa Kekuasaannya Adalah Curang

Novel menuding kedudukan Jokowi saat ini merupakan hasil kecurangan.

5 September 2021 20:00 WIB

Humas Persaudaraan Alumni 212, Novel Bamukmin
Humas Persaudaraan Alumni 212, Novel Bamukmin Antara/Sigid Kurniawan

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Wasekjen PA 212 Novel Bamukmin tak terima aksi jalanan yang diinisiasi kelompok Habib Rizieq Shihab (HRS) disebut tak berdampak apapun. Dia mengingatkan jatuhnya Presiden Soekarno dan Presiden Soeharto karena kekuatan politik jalanan.

“Ingat, turunnya Soeharto cuma ratusan ribu mahasiswa, namun Soeharto sebagai negarawan sejati bisa mengundurkan diri dan itu terhormat,” kata Novel, dilansir dari Pojoksatu.id, Minggu (5/9).

Novel lantas menyinggung Presiden Jokowi yang tak turun dari jabatan meski sudah didatangi massa aksi bela Islam yang diklaim mencapai jutaan orang.


Tanggapi Isu Presiden 3 Periode, Ferdinand Sebut Mereka yang Ribut Adalah Penakut

“Malah melindungi penista agama serta mengkriminalisasi ulama, padahal zaman Soeharto dan Soekarno tidak ada yang tangkapi itu para pendemo,” lanjut dia.

Anak buah HRS ini juga menuding kedudukan Jokowi saat ini merupakan hasil kecurangan.

“Seharusnya rezim ini malu dan tahu diri bahwa kekuasaannya sekarang adalah curang berdasarkan putusan MA dan bahkan TSM dengan korban nyawa petugas KPPS serta syahidnya umat Islam depan Bawaslu dan sekitarnya ketika itu,” tegas Novel.

Ingatkan PA 212 Jangan Merasa Paling Benar, Kapitra Ampera: Jokowi Lebih Islami daripada Mereka

Halaman: 
Penulis : Iskandar