logo


Sesalkan Perusakan Masjid Ahmadiyah, Mantan Menag: Islam Larang Merusak Rumah Ibadah Agama Lain

Apa pun alasannya, merusak rumah ibadah mestinya dihindari.

5 September 2021 19:05 WIB

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin.
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin. Jitunews/Latiko A.D

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Mantan Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin mengecam tindakan perusakan masjid Ahmadiyah di Sintang, Kalimantan Barat. Menurutnya, merusak ruang ibadah adalah perbuatan yang dilarang dalam ajaran Islam.

“Peristiwa perusakan masjid jemaat Ahmadiyah di Sintang, Kalbar, sungguh amat menyedihkan. Apa pun alasannya, merusak rumah ibadah mestinya dihindari. Islam mengajarkan larangan merusak rumah ibadah agama lain, apalagi merusak masjid,” tulisnya lewat akun Twitter @lukmansaifuddin, Minggu (5/9).

Lukman menegaskan bahwa negara telah menjamin setiap penduduk bebas memeluk agama dan beribadah sesuai ajarannya masing-masing.


Kecam Perusakan Masjid Ahmadiyah, Menag Minta Pelaku Diproses secara Hukum

Hal itu pula yang tercantum dalam Keputusan Bersama Menag, Jaksa Agung, dan Mendagri nomor 3/2008 tentang peringatan dan perintah kepada penganut, anggota, serta pengurus Jemaat Ahmadiyah dan warga masyarakat.

“Ditegaskan kepada warga masyarakat untuk menjaga kerukunan umat beragama serta ketertiban kehidupan bermasyarakat, dengan tidak melakukan tindakan melawan hukum terhadap penganut, anggota, dan pengurus Jemaat Ahmadiyah,” jelasnya.

Menurutnya, perusakan masjid Ahmadiyah itu tergolong tindak kekerasan, main hakim sendiri, dan tak boleh dilakukan atas alasan apapun.

“Bila kita tak berkenan atas tindakan sesama warga, serahkan ke aparat penegak hukum untuk mengatasinya,” tegas Lukman.

Hindari Fitnah, Denny Siregar Sarankan Ahmadiyah Berbaur dengan Masyarakat

Halaman: 
Penulis : Iskandar