logo


Siap Lanjutkan Negosiasi Nuklir dengan Negara Barat, Iran: Tapi Tidak dengan Tekanan

Presiden Iran menegaskan bahwa pihaknya siap memulai kembali proses negosiasi terkait pemulihan perjanjian nuklir 2015 asalkan negara barat dan AS tidak lagi menjatuhkan tekanan terhadap mereka

5 September 2021 07:30 WIB

Presiden Iran Ebrahim Raisi
Presiden Iran Ebrahim Raisi Al Jazeera

TEHERAN, JITUNEWS.COM - Presiden Iran Ebrahim Raisi pada Sabtu (4/9) mengatakan bahwa Iran siap untuk mengadakan pembicaraan dengan kekuatan dunia untuk menghidupkan kembali perjanjian nuklir 2015 tetapi tidak di bawah "tekanan" negara barat. Ia menambahkan Teheran menginginkan negosiasi tersebut mengarah pada pencabutan sanksi AS.

"Negara barat dan Amerika Serikat mengejar pembicaraan bersama dengan tekanan ... Pembicaraan macam apa itu? Saya telah mengumumkan bahwa kami akan mengadakan pembicaraan tentang agenda pemerintah kami tapi tidak dengan tekanan," kata Raisi kepada televisi pemerintah Iran, dikutip Reuters.

"Pembicaraan ada dalam agenda ... Kami mencari negosiasi yang berorientasi pada tujuan ... sehingga sanksi yang tidak adil terhadap rakyat Iran dicabut ... dan kehidupan mereka dapat berkembang," tambahnya.


Pelaku Penikaman di Selandia Baru Sudah Diawasi oleh Kepolisian Sejak 2016 Lalu

Sebelumnya, Perancis dan Jerman telah mendesak Iran untuk kembali ke negosiasi yang tertunda karena proses pemilihan presiden Iran pada bulan Juni lalu. Negara barat juga menyuarakan keprihatinan mereka tentang adanya laporan dari pengawas nuklir PBB (IAEA) yang mengkonfirmasi bahwa Iran telah meningkatkan kadar uranium hingga 60 persen yang memungkinkan Iran membuat senjata nuklir.

Iran sendiri sejauh ini mengklaim jika program nuklirnya tidak digunakan untuk membuat senjata seperti yang dituduhkan oleh negara barat. Mereka telah memberi tahu IAEA tentang kegiatannya. Iran juga berjanji akan kembali mematuhi aturan perjanjian nuklir JCPOA 2015 jika Amerika Serikat bersedia mencabut semua sanksi dan ikut mematuhi aturan kesepakatan.

Janji Pemimpin Taliban: Kami Berusaha Meningkatkan Kondisi Kehidupan Rakyat Afghanistan

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia