logo


Puan Maharani: Kalau Data Pribadi Presiden Bisa Bocor, Apalagi Warga Biasa

Puan menekankan pentingnya kehadiran UU Perlindungan Data Pribadi (PDP).

4 September 2021 12:00 WIB

Ketua DPR RI, Puan Maharani
Ketua DPR RI, Puan Maharani Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Kebocoran sertifikat vaksinasi Presiden Jokowi turut disikapi Ketua DPR RI Puan Maharani dengan serius. Politisi PDI Perjuangan itu menekankan pentingnya UU Perlindungan Data Pribadi (PDP) yang sudah lama dibahas pemerintah bersama DPR.

“Kalau data pribadi Presiden saja bisa bocor, apalagi warga biasa. Kita sama-sama tahu bahwa banyak NIK warga yang bocor dan akhirnya terjebak oleh pinjaman online ilegal,” ujar Puan di Jakarta, Jumat (3/9).

“Segala kebocoran data pribadi yang menyusahkan warga ini harus segera kita ‘tambal’ dengan UU Perlindungan Data Pribadi,” tambahnya.


Dukung Jokowi 3 Periode, Arief Poyuono: Gak Nemu Lagi Presiden Model Kangmas

Putri Presiden kelima RI Megawati Soekarnoputri itu mengingatkan komitmen pemerintah untuk merampungkan RUU Perlidungan Data Pribadi. Pasalnya, produk hukum itu sangat dinantikan masyarakat luas, terlebih di tengah maraknya kejahatan via internet.

“Dengan UU PDP ini nantinya para pembocor dan pengambil manfaat dari kebocoran data pribadi warga ini akan dijatuhi sanksi, mulai dari denda sampai pidana,” tegasnya.

Kebocoran Data Jokowi Memalukan, Roy Suryo: Ketidakbecusan Pembantu Presiden

Halaman: 
Penulis : Iskandar