logo


Kecam Perusakan Masjid Ahmadiyah, Menag Minta Pelaku Diproses secara Hukum

Pelaku perusakan tempat ibadah harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

3 September 2021 23:35 WIB

Ketua Umum PP GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas
Ketua Umum PP GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Kasus perusakan masjid Ahmadiyah di Sintang sangat disesalkan oleh Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas. Dia menegaskan pelaku harus berurusan dengan hukum.

"Tindakan sekelompok orang yang main hakim sendiri merusak rumah ibadah dan harta benda milik orang lain tidak bisa dibenarkan dan jelas merupakan pelanggaran hukum," kata pria yang karib disapa Gus Yaqut itu, dilansir dari Antara, Jumat (9/3).

Perusakan tempat ibadah, kata Yaqut, berpotensi menghancurkan kerukunan umat beragama. Oleh karena itu, dia meminta aparat kepolisian lekas memburu pelaku.


Polemik Pembangunan Masjid di Jakbar, Anies Persilakan Warga yang Tak Terima Gugat lewat PTUN

"Proses secara hukum. Para pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum, demi kepastian hukum dan keadilan," tegasnya.

Selain itu, Yaqut mengaku sudah menugasi jajaran Kemenag agar berkomunikasi dengan Pemda setempat demi meredam pergolakan.

"Saya sudah minta Kakanwil Kalimantan Barat untuk berkoordinasi dengan pihak Pemda dan melaporkan update penanganan masalah yang terjadi serta langkah-langkah yang diambil dalam memelihara kerukunan umat beragama," pungkas dia.

Eko Kuntadhi Anggap PKS dan Wahabi Perusak Kehidupan Beragama di Indonesia

Halaman: 
Penulis : Iskandar