logo


AS Dorong Ukraina Gabung dengan NATO dan Uni Eropa, Moskow: Berbahaya bagi Kami

Juru bicara Kremlin mengatakan akan sangat berbahaya bagi Rusia jika Ukraina benar-benar bergabung dengan NATO dan Uni Eropa

3 September 2021 19:02 WIB

Bendera Rusia
Bendera Rusia istimewa

MOSKOW, JITUNEWS.COM - Pemerintah Rusia memperingatkan jika rencana bergabungnya Ukraina ke dalam aliansi NATO sangat berbahaya bagi Rusia, yang selama ini menentang pengerahan pasukan militer negara barat di dekat wilayah perbatasannya.

Juru bicara Kepresidenan Rusia, Dmitry Peskov, pada Kamis (2/9) mengklaim jika Amerika Serikat terus mendorong Ukraina melanjutkan usahanya untuk bergabung dengan NATO dan Uni Eropa, dimana hal itu akan membuat dua organisasi negara barat secara langsung berada di sepanjang perbatasan Rusia-Ukraina.

"Ini sangat berbahaya bagi kami karena NATO akan terus menggerakkan infrastruktur militernya lebih dekat ke wilayah perbatasan kami," ujar Peskov, dikutip Russia Today.


AS Segera Kirim Bantuan Kemanusiaan Tambahan Senilai USD 45 Juta kepada Ukraina

Menurutnya, Washington hanya menjalin kerjasama dengan Kiev karena mereka berdua sama-sama bermusuhan dengan Moskow.

Untuk diketahui, dalam kampanyenya pilpresnya pada 2019 lalu, Presiden Volodymyr Zelensky berjanji akan membawa Ukraina untuk bergabung dengan NATO. Hingga kini, ia masih terus memohon NATO untuk mengijinkan negaranya menjadi anggota.

Pada bulan lalu, Presiden Estonia Kersti Kaljulaid mengatakan bahwa perlu waktu sekitar 20 tahun bagi Ukraina untuk memenuhi standar minimal keanggotaan NATO.

Sebut AS Bukan Lagi Negara Adidaya, Menhan Inggris: Mereka Hanya...

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia