logo


Tanggapi JK, Ferdinand Tegaskan Bakal Perangi Orang Asing yang Pura-pura Jadi Orang Indonesia

Ferdinand tak sepakat dengan pendapat JK soal kelompok Taliban.

3 September 2021 16:25 WIB

Indonesia Inside

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Pegiat media sosial Ferdinand Hutahaean kembali mengomentari pernyataan Wakil Presiden RI ke-10, Jusuf Kalla (JK) terkait kelompok Taliban. Sebelumnya, JK menjelaskan bahwa yang terjadi di Afghanistan adalah pendudukan Amerika Serikat alias penjajahan.

Bagi JK, perlawanan Taliban kepada militer AS merupakan perjuangan mempertahankan tanah air dari penjajah.

“Kalau Indonesia ini diduduki pasukan asing 190 ribu, Anda marah atau tidak, anda mau perang atau tidak? Kalau tidak mau perang artinya anda siap…senang untuk dijajah,” ujar JK dalam acara Mata Najwa.


AS Segera Kirim Bantuan Kemanusiaan Tambahan Senilai USD 45 Juta kepada Ukraina

Merespons hal itu, Ferdinand sesumbar akan memerangi siapa pun yang berniat menghancurkan NKRI, termasuk orang asing yang berpura-pura menjadi orang Indonesia.

“Jangankan pasukan asing, orang asing yang pura-pura jadi orang Indonesia saja kami perangi, apalagi pasukan asing, Pak..!!,” tulisnya di akun Twitter @FerdinandHaean3, disitat Jumat (3/9).

Terkait situasi di Afghanistan, Ferdinand menyebut kelompok Taliban sebagai pihak musuh karena merongrong pemerintah yang sah. Menurutnya, keberadaan militer AS di Afghanistan adalah wujud bantuan untuk menumpas para teroris.

“Yang diperangi Taliban itu bukan orang asing tapi pemerintah Afganistan yang sah. Amerika di sana membantu pemerintah Afganistan untuk melawan kelompok teroris global,” tandasnya.

Sebut AS Bukan Lagi Negara Adidaya, Menhan Inggris: Mereka Hanya...

Halaman: 
Penulis : Iskandar