logo


Fahri Hamzah: Oposisi Sekongkol, Rakyat yang Tawuran

Fahri menyebut biarkan partai oposisi yang bertengkar melawan eksekutif, bukan rakyat

3 September 2021 14:00 WIB

Fahri Hamzah
Fahri Hamzah Instagram @fahrihamzah

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Wakil Ketua Umum Partai Gelora, Fahri Hamzah, menulis di situs pribadinya fahrihamzah.com mengenai 'Oposisi Sekongkol, Rakyat yang Tawuran'. Fahri mengatakan bahwa rakyat harusnya berhenti berpolitik dan bergesekan setelah pemilu.

"Rakyat harusnya berhenti berpolitik dan gesek-gesekan setelah pemilu dan nyoblos. Tapi kenapa terus terjadi sampai rakyat gak bisa hidup tenang? Karena sistem perwakilan absen, kongresional yang tak dimengerti oleh parpol yang sudah duduk dapat fasilitas, gaji dan sekaligus kekebalan," tulis Fahri seperti dilihat di situs pribadinya, pada Jumat (3/9).

Menurutnya, setelah pemilu rakyat harusnya damai dan tidak ada lagi pertengkaran. Fahri menyebut seharusnya partai oposisi yang bertengkar melawan eksekutif, bukan rakyat.


JoMan Dukung Masa Jabatan Presiden Ditambah, PKB: Jangan Lempar Isu yang Timbulkan Polemik

"Kita rakyat tidak harus bertengkar pasca pencoblosan. Politik seharusnya kembali normal setelah masa kampanye. Biar mereka, terutama yang menyebut diri partai oposisi yang bertengkar melawan eksekutif dan pendukungnya, bukan kita. Mereka enak berantem dapat duit, lah kita?" katanya.

"Begitulah sistem demokrasi bekerja, membagi fase-fase jadwal pemilu dan masa tenang, dan kalian digaji untuk bekerja dalam sistem itu. Disuruh berantem ya berantem dong. Pakai semua fasilitas yang kami berikan. Jangan malah ajak kami keroyokan. Mana kerja kalian?" lanjutnya.

Fahri mengaku ingin melihat panggung politik yang seru dan mencerdaskan, serta menyehatkan kehidupan.

"Kami rakyat sebenarnya pengen nonton saja sesekali, malam-malam atau pagi-pagi, sebuah panggung politik yang seru dan mencerdaskan, juga menyehatkan kehidupan dan perekonomian. Tapi sayang semua diam, menyebut diri oposisi tapi ngomel gak karuan. Akhirnya kami dipaksa ikut pertengkaran," sebutnya.

Gerindra Curiga Ada Pihak yang Sengaja Terus Mengembuskan Isu Perpanjangan Masa Jabatan Presiden

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata