logo


Diminta Jadi Dewan Pakar Bentukan Nadiem, Eks BSNP: Tak Mau Jika Tidak Independen

Mantan Sekretaris BSNP Arifin Junaidi sebut independensi lembaga standar nasional pendidikan adalah amanat Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas).

2 September 2021 06:14 WIB

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Anwar Makarim
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Anwar Makarim Jitunews/Nurman

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Mendikbudristek Nadiem Makarim membubarkan Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) sebagai lembaga independen. Ia pun akan membentuk lembaga baru yang akan bertanggung jawab kepada menteri.

Sementara itu, Mantan Sekretaris BSNP Arifin Junaidi mengaku masih menunggu undangan resmi terkait permintaan untuk menjadi anggota pakar dilembaga baru pengganti BSNP.

"Dalam pertemuan terakhir BSNP, Selasa pagi kemarin, semua anggota BSNP sepakat untuk menunggu surat tawaran masuk dewan pakar yang dilampiri hak dan kewajiban dewan pakar," kata Arifin dilansir CNNIndonesia.com, Rabu (1/9/2021).


Megawati Beri Pesan ke Nadiem Makarim

Arifin mengaku enggan menjadi dewan pakar apabila lembaga yang baru tidak bersifat independen. Ia mengatakan bahwa independensi lembaga standar nasional pendidikan adalah amanat Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas).

"Kalau dewan pakar itu tidak independen kami tidak akan masuk. Independensi itu amanat dari UU 20/2003 Sisdiknas, dalam hal ini penjelasan Pasal 35 ayat (3)," ujarnya.

Nadiem: Sekolah di Wilayah PPKM level 1-3, Presiden Imbau Segera Laksanakan PTM Terbatas

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati