logo


Menlu Inggris Akui Ratusan Warganya Kini Masih Tertinggal di Afghanistan

Menteri Luar Negeri Inggris mengakui bahwa pihaknya tidak bisa mengevakuasi seluruh warga negaranya keluar dari Afghanistan

1 September 2021 13:30 WIB

Menteri Luar Negeri Inggris Dominic Raab
Menteri Luar Negeri Inggris Dominic Raab business insider

LONDON, JITUNEWS.COM - Menteri Luar Negeri Inggris, Dominic Raab, mengakui bahwa saat ini masih ada ratusan warga Inggris yang tertinggal dan tidak sempat dievakuasi dari Afghanistan setelah seluruh pasukan militer asing ditarik keluar pada 30 Agustus lalu.

Dalam sebuah siaran Radio BBC pada Selasa (31/8), Raab mengatakan bahwa dirinya tidak tahu pasti berapa jumlah warga Inggris yang kini masih berada di Afghanistan. Meski demikian, ia memperkirakan jika jumlah warga Inggris tersebut tidak sampai ribuan orang.

“Sangat sulit untuk memberi Anda angka yang pasti”, kata Raab.


Taliban Akan Segera Umumkan Pemerintahan Baru Afghanistan

“Saya dapat memberi tahu Anda bahwa untuk warga negara Inggris, kami telah mengamankan lebih dari 5.000 orang sejak April,” imbuhnya.

Pernyataan Raab tersebut hampir sama dengan yang dilontarkan oleh Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken dan Kepala Pusat Komando Militer AS Kenneth McKenzie pada Senin (30/8). Kedua pejabat AS tersebut mengatakan jika sampai saat ini masih ada ratusan warga negara Amerika Serikat yang belum sempat dievakuasi dari Afghanistan.

"Kita tidak berhasil mengeluarkan semua orang seperti yang kami inginkan. Tapi saya rasa jika kami tetap tinggal selama sepuluh hari lagi, kami bisa mengeluarkan semua orang yang kami ingin keluarkan (dari Afghanistan)," kata McKenzie.

 

Evakuasi Warga Sipil dari Afghanistan Kacau Balau, Partai Republikan Salahkan Joe Biden

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia