logo


Bupati Probolinggo dan Suami Resmi Jadi Tersangka Suap, KPK: Dilakukan Penahanan Rutan 20 Hari

KPK baru melakukan penahanan terhadap 5 tersangka, 17 tersangka lainnya akan dilakukan penangkapan selanjutnya

31 Agustus 2021 04:41 WIB

sumber : https://www.merdeka.com/peristiwa/kpk-tanggapi-pkpu-luluskan-eks-koruptor-maju-pilkada-2020-enggak-ada-yang-lain.html
sumber : https://www.merdeka.com/peristiwa/kpk-tanggapi-pkpu-luluskan-eks-koruptor-maju-pilkada-2020-enggak-ada-yang-lain.html

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Bupati Probolinggo, Jawa Timur, Puput Tantriana Sari bersama suaminya yang juga merupakan mantan Bupati Probolinggo, Hasan Aminuddin telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan jual beli jabatan kepala desa oleh Komisi Pemberantas Korupsi (KPK). Keduanya sebagai penerima suap disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 Undang-undang (UU) Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

"Sebagai penerima ada HA [Hasan Aminuddin], kemudian PTS [Puput Tantriana Sari]," ujar Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata, dalam jumpa pers di kantornya, Jakarta, Selasa (31/8/2021) dini hari.

Selaian Puput dan Hasan, KPK juga menetapkan Camat Krejengan Doddy Kurniawan dan Camat Paiton Muhamad Ridwan sebagai tersangka kasus dugaan jual beli jabatan kepala desa dengan status penerima suap.


ICW: Berharap Presiden Jokowi Segera Mengambil Sikap terkait Polemik Kekisruhan di Tubuh KPK

Sementara pemberi suap terdiri dari 18 orang yaitu, Pejabat Kades Karangren, Sumarto; Ali Wafa; Mawardi; Mashudi; Maliha; Mohammad Bambang; Mashuren; Abdul Wafi; Kho'im; Akhmad Saifullah; Jaelani; Uhar; Nurul Hadi; Nurul Huda; Hasan; Sahir; Sugito; dan Samsuddin.

Alex mengatakan bahwa pihaknya baru melakukan penahanan terhadap 5 tersangka. Mereka, kata Alex, dilakukan penahanan di Rumah Tahanan (Rutan) yang berbeda untuk 20 hari pertama.

"Para tersangka saat ini dilakukan penahanan Rutan selama 20 hari pertama terhitung sejak 31 Agustus 2021 sampai dengan 19 September 2021," tutur Alex.

Sementara, 17 tersangka lainnya akan dilakukan penangkapan selanjutnya. Alex pun meminta semua tersangka bertindak kooperatif.

"(Tersangka lain) masih di rumah. Karena pada saat kita melakukan OTT kita tidak menangkap secara keseluruhan 22 orang, tetapi kita melakukan penangkapan terhadap orang yang menyerahkan uang," lanjutnya.

Hari Ini Sidang Vonis Pimpinan KPK Lili Pintauli, MAKI: Terbukti Bersalah, Pecat!

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati