logo


Kecam Laporan Intelijen AS terkait Asal Covid-19, China: Tidak Kredibel

Kedutaan besar China di Washington menyebut laporan yang disusun oleh intelijen AS terkait asal-usul virus Covid-19 tidak berdasar pada ilmu pengetahuan dan hanya merupakan alat untuk meng-kambing hitamkan China

28 Agustus 2021 18:39 WIB

Bendera China dan Amerika Serikat
Bendera China dan Amerika Serikat istimewa

WASHINGTON, JITUNEWS.COM - Kantor kedutaan besar China di Washington mengatakan bahwa laporan intelijen AS terkait Covid-19 kemungkinan berasal dari sebuah laboratorium sama sekali tidak sesuai dengan ilmu pengetahuan, dimana teori tersebut digunakan untuk meng-kambing hitamkan China saja.

Pada Jumat (27/8), sejumlah lembaga intelijen AS masih berbeda pendapat mengenai asal-usul virus Covid-19, dimana satu lembaga yang tidak disebut namanya meyakini jika virus yang mengakibatkan situasi pandemi tersebut berasal dari sebuah laboratorium di China, sementara empat lembaga intelijen AS lainnya meyakini jika virus Covid-19 kemungkinan muncul secara alami melalui perantara hewan liar.

"Laporan yang dibuat oleh komunitas intelijen AS itu secara ilmu pengetahuan tidak kredibel," kata Kedubes China dalam sebuah pernyataan tertulis, dikutip RT.com.


Rusia Minta Taliban Segera Bentuk Pemerintahan Inklusif di Afghanistan

"Pelacakan (mengenai) asal (Covid-19) adalah ranah ilmu pengetahuan, yang mana hanya bisa disimpulkan oleh para peneliti, bukan pakar intelijen," tambahnya.

Kedubes China menambahkan bahwa laporan yang disusun oleh sejumlah badan intelijen AS tersebut hanya untuk menyalahkan China, dimana hal itu adalah sebuah "manipulasi politik" Amerika Serikat yang bertujuan untuk "mengganggu dan menyabotase" upaya internasional dalam menemukan sumber virus Covid-19.

"Laporan dari komunitas intelijen AS tidak menghasilkan sebuah jawaban yang pasti seperti yang diinginkan oleh pihak (pemerintah) AS. Melanjutkan upaya tersebut juga akan menyakitkan, karena subjek (penelitian)nya tidak eksis dan anti-science," tegasnya.

Seperti diketahui, Presiden AS Joe Biden pada Mei lalu sudah memberikan instruksi kepada komunitas intelijen AS untuk mengungkap asal-usul virus Covid-19 setelah AS kecewa dengan laporan penelitian yang dilakukan oleh WHO di China pada awal tahun ini.

AS Khawatir Nuklir China Bakal Lewati Rusia Dalam Waktu Dekat

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia