logo


Sebut Ada yang Salah dengan Demokrasi Indonesia, Zulhas: Kok Ada Cebong-Kampret?

Zullhas mengatakan bahwa demokrasi yang baik adalah yang menghasilkan keadilan, kesetaraan, dan harmoni

28 Agustus 2021 07:30 WIB

Zulkifli Hasan
Zulkifli Hasan Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan mengatakan ada yang salah dengan praktik demokrasi di Indonesia. Pasalnya, kata dia, demokrasi di Indonesia telah menimbulkan kesenjangan, ketidakpercayaan, dan pemecah belah masyarakat.

"Demokrasi harus kita diskusikan kembali, apa yang salah? Kok, menghasilkan kesenjangan, distrust dan cebong-kampret," kata Zulhas dalam webinar Cides ICMI memperingati HUT ke-76 RI yang bertajuk 'Memperkuat Nasionalisme dan Kebangsaan untuk Mewujudkan Peradaban Indonesia Emas 2045' secara daring, Jumat (27/8/2021).

Zullhas mengatakan bahwa demokrasi yang baik adalah yang menghasilkan keadilan, kesetaraan, dan harmoni. Oleh karena itu, ia meminta agar demokrasi di Indonesia didiskusikan kembali sesuai undang-undang.


Soal Masuknya PAN ke Koalisi Jokowi untuk Perpanjangan Masa Jabatan Presiden, PKB Tepis Mentah-mentah

"Kalau undang-undang bagus, ya demokrasinya bagus," ujarnya

Lebih lanjut, ia menyoroti ambang batas parlemen sebesar 4 persen. Menurutnya, hal tersebut hanya akan membuat suara rakyat hilang karena tidak memenuhi syarat.

"[Sebesar] 4 persen bisa 6 juta, 6 juta suaranya hilang begitu saja, karena harus ada 4 persen. Undang-undang yang buruk menghasilkan sistem buruk, sistem buruk menghasilkan demokrasi transaksional. Demokrasi kita enggak ada value, nilai, transaksional saja," ucapnya.

 

Sindir Amerika Serikat, Partai Komunis China: Demokrasi Bukanlah Coca-Cola

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati