logo


Koruptor Jadi Penyuluh Antikorupsi, Rizal Ramli Sebut KPK Sudah Kehilangan Akal Sehat

Kebijakan KPK dianggap lelucon yang tidak lucu.

26 Agustus 2021 06:15 WIB

Rizal Ramli
Rizal Ramli ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Ekonom senior Rizal Ramli menyoroti langkah KPK melibatkan eks narapidana korupsi dalam program penyuluhan antikorupsi. Dia menilai KPK di era Firli Bahuri telah kehilangan akal sehat.

“Ini betul-betul lelucon yang tidak lucu,” cuitnya di akun Twitter @RamliRizal, dikutip Kamis (26/8).

Mantan Menko Perekonomian itu menganggap KPK sejauh ini hanya bisa membuat kebijakan kontroversial. Kiprah KPK di bawah kepemimpinan Firli dinilai aneh.


Sebut OTT Terjadi karena Kecerobohan Koruptor Gunakan Ponsel, KPK: Mereka Tidak Hati-hati

“Apa sudah kehilangan kreatifitas dan akal-sehat?,” terus Rizal Ramli.

Senada dengan Rizal, analis kebijakan publik Said Didu menyayangkan langkah KPK yang ingin mengangkat eks napi rasuah sebagai penyuluh antikorupsi.

“Para koruptor juga akan diberikan jabatan penyuluh korupsi? Sudah tepat kalau @KPK_RI sekarang dianggap pelindung koruptor,” sindir Didu di kicauan Twitter-nya.

Diketahui, KPK baru saja mengeluarkan kebijakan yang kontroversial. Lembaga antirasuah berniat mendapuk koruptor yang hampir menyelesaikan masa tahanan sebagai penyuluh antikorupsi.

Novel Cs Surati Jokowi Minta Diangkat Jadi ASN, Ngabalin: Jangan Tarik-tarik Lagi!

Halaman: 
Penulis : Iskandar