logo


Kesal Rezim Jokowi Dianggap Batasi Kebebasan, Teddy eks-PKPI: Kalau Gue Jadi Presiden, Gue Bungkam Beneran Mereka

Pembungkaman kebebasan di era Jokowi adalah fitnah.

26 Agustus 2021 04:00 WIB

Dewan Pakar PKPI Teddy Gusnaidi
Dewan Pakar PKPI Teddy Gusnaidi Instagram

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Pegiat media sosial Teddy Gusnaidi tak sepakat jika ada pihak yang mengatakan rezim Presiden Jokowi anti-kritik. Seandainya menjadi presiden, Teddy tak segan untuk membungkam mereka yang merasa kebebasannya dibatasi.

“Kalau gue jadi Presiden dan ada yang membuat fitnah bahwa mereka dibungkam kebebasannya di negara ini, maka gue akan bungkam beneran kebebasan mereka,” cuitnya di akun Twitter @TeddyGusnaidi, dikutip Kamis (26/8).

Eks politisi PKPI itu menyesalkan masih ada orang yang mengaku kebebasan berpendapatnya direnggut. Padahal, Presiden Jokowi sendiri membuka pintu kritik seluas-luasnya, dengan catatan tetap mengedepankan tata krama.


Bikin Kacau, Teddy Gusnaidi Minta Pemerintah Deportasi Pengungsi Afghanistan

“Selain agar tidak menimbulkan fitnah, gue juga berbaik hati ingin mengabulkan keinginan mereka,” terusnya.

Sebelumnya, Teddy Gusnaidi menilai penghapusan mural bergambar mirip Presiden Jokowi bertuliskan ‘404: Not Found’ tak perlu dipersoalkan. Sebab, langkah aparat itu tergolong kebebasan berekspresi.

“Jika membuat mural dianggap kebebasan berekspresi, maka menghapus mural bagian dari kebebasan berekspresi juga. Jangan dilarang dong,” cetusnya.

Dukung Jokowi Pindah Ibu Kota, Prabowo: Harus Ada Keberanian

Halaman: 
Penulis : Iskandar