logo


Taliban Blokir Akses Jalan Menuju Bandara Internasional Kabul, Hanya WNA yang Boleh Lewat

Taliban hanya mengijinkan warga negara asing saja yang akan dievakuasi keluar negeri

25 Agustus 2021 15:30 WIB

Pejuang Taliban
Pejuang Taliban Sputniknews

KABUL, JITUNEWS.COM - Para pejuang Taliban telah memblokir semua akses jalan menuju Bandara Kabul. Juru bicara Taliban, Zabiullah Mujahid, menambahkan bahwa mulai sekarang, hanya warga negara asing yang diizinkan melakukan perjalanan ke bandara – satu-satunya jalan keluar dari negara itu yang tidak melibatkan penyeberangan pos pemeriksaan Taliban.

Dia juga menambahkan bahwa semua proses evakuasi yang dilakukan oleh negara-negara Barat harus diselesaikan pada 31 Agustus, setelah itu Taliban tidak akan lagi mengizinkan warga Afghanistan meninggalkan negara itu dengan bebas.

Dilansir dari Sputniknews, Mujahid meminta warga Afghanistan, yang telah berbondong-bondong ke bandara Kabul, atau tempat lainnya yang dapat mereka gunakan untuk melarikan diri dari kekuasaan Taliban, untuk kembali ke rumah.


Rusia Tak Ingin Lihat Pasukan AS Beroperasi di Asia Tengah

"Kami menjamin keamanan mereka (rakyat Afghanistan)," tambahnya.

Lebih lanjut, juru bicara Taliban mendesak warga Afghanistan, terutama mereka yang bekerja di bidang perawatan kesehatan, pendidikan, dan peraturan lalu lintas, untuk kembali bekerja dengan pengecualian perempuan. Taliban juga berencana memberlakukan seperangkat aturan yang harus dipatuhi oleh kaum wanita agar mereka bisa mendapatkan pekerjaan.

Juru bicara Taliban tersebut juga mengutuk tindakan AS yang mendorong warga Afghanistan untuk meninggalkan negara itu. Mujahid juga mendesak Washington untuk berhenti mendorong perilaku seperti itu.

setelah merebut ibu kota negara itu, Taliban sendiri sudah berjanji untuk memberikan kesempatan kepada semua orang yang ingin meninggalkan Afghanistan untuk melakukannya. Perebutan ibu kota, yang tampaknya mengejutkan pasukan NATO, yang sekarang dengan panik berusaha untuk mengevakuasi warga negara mereka dari negara itu pada batas waktu 31 Agustus.

Beberapa negara telah mengumumkan niat untuk merundingkan penundaan tenggat waktu, tetapi Taliban sejauh ini menolak untuk mempertimbangkan langkah tersebut.

 

Menhan Inggris Bilang Batas Waktu Proses Evakuasi dari Afghanistan Tak Bisa Diperpanjang

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia