logo


Sebut OTT Terjadi karena Kecerobohan Koruptor Gunakan Ponsel, KPK: Mereka Tidak Hati-hati

Alexander menegaskan bahwa OTT bukanlah strategi tunggal dalam menangkap koruptor.

25 Agustus 2021 13:11 WIB

Pimpina KPK Alexander Marwata
Pimpina KPK Alexander Marwata jatimTIMES

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Alexander Marwata mengatakan bahwa operasi tangkap tangan (OTT) terjadi karena para koruptor bertindak ceroboh saat menggunakan ponsel. Dengan demikian, kata dia, tindakan para koruptor akan sangat mudah ditindaklanjuti.

"OTT ini tergantung pada kecerobohan dari pengguna HP tersebut, ketidakhati-hatian mereka, sehingga mereka kelepasan ngomong dan kemudian bisa diikuti dan seterusnya," kata Alexander dalam jumapa pers di kantornya, Jakarta, Selasa (24/8/2021).

Meski demikian, Alexander mengatakan bahwa para koruptor saat ini sudah pandai dalam menggunakan ponsel. Koruptor, kata dia, sudah belajar dari persidangan kasus korupsi sebelum-belumnya sehingga mereka lebih berhati-hati dalam menggunakan ponselnya.


Napi Korupsi Disebut Penyintas, KPK era Firli Bahuri Dianggap Pelindung Koruptor

Oleh karena itu, Alexander menegaskan bahwa OTT bukanlah strategi tunggal dalam menangkap koruptor.

"Kita mendorong betul untuk melakukan case building, tidak dengan hanya mengendalikan alat sadap yang saya kira para calon koruptor itu juga sudah mulai belajar praktik-praktik sebelumnya dari persidangan perkara korupsi," ujarnya.

 

Minta Negara Bantu KPK Tangkap Harun Masiku, Demokrat: Apa Mungkin Mengorbankan Hasto Sekjen PDIP?

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati