logo


Rusia Tak Ingin Lihat Pasukan AS Beroperasi di Asia Tengah

Menteri Luar Negeri Rusia mengatakan bahwa negara-negara di Asia Tengah tidak ingin menampung pasukan AS

24 Agustus 2021 20:49 WIB

Pasukan AS
Pasukan AS CGTN

MOSKOW, JITUNEWS.COM - Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov, menegaskan bahwa Moskow tidak ingin melihat pasukan tentara Amerika Serikat untuk beroperasi di negara-negara Asia Tengah ataupun di tempat lain yang berada di sebelah selatan perbatasan Rusia.

“Pertama-tama, Rusia menandatangani perjanjian dengan negara-negara ini, yang mengharuskan semua anggota CSTO [Collective Security Treaty Organisation] untuk menyetujui penempatan pasukan asing di wilayah negara anggota. Kedua, dengan mengerahkan tentara Amerika, yang menyatakan tujuannya adalah untuk menjaga Afghanistan di dalam jangkauan bidikan dan bomnya jika diperlukan, negara-negara ini akan segera mengubah diri mereka menjadi target serangan," kata Lavrov, dikutip Sputnik.

Lavrov mengatakan bahwa dirinya saat ini ragu jika ada negara di kawasan tersebut yang benar-benar berniat untuk membantu Amerika Serikat dalam merealisasikan rencananya tersebut.


AS dan Sekutunya Lakukan Pelanggaran HAM di Afghanistan, China Minta Dewan HAM PBB Bertindak

Pada pekan lalu, Lavrov juga telah mengatakan kepada media AS, The Wall Street Journal, jika tidak ada negara Asia Tengah yang menunjukkan minat dalam upaya ini ketika gagasan itu pertama kali muncul di media.

Direktur CIA Gelar Pertemuan Rahasia dengan Taliban, Bahas Apa?

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia