logo


Australia Evakuasi Puluhan Atlet Wanita Afghanistan

Pemerintah Australia dikabarkan telah mengevakuasi lebih dari lima puluh atlet wanita asal Afghanistan

24 Agustus 2021 19:15 WIB

Ratusan warga Afghanistan harus rela berdesakan di dalam kabin pesawat saat dievakuasi keluar negeri
Ratusan warga Afghanistan harus rela berdesakan di dalam kabin pesawat saat dievakuasi keluar negeri istimewa

CANBERRA, JITUNEWS.COM - Pemerintah Australia dikabarkan telah mengevakuasi lebih dari 50 atlet wanita Afghanistan beserta keluarganya berkat dukungan dari sejumlah atlet internasional.

Dilansir dari Reuters, sekitar seribu orang sudah dievakuasi dengan menggunakan sejumlah pesawat terbang Australia dimana lebih dari 50 diantaranya merupakan atlet wanita berkebangsaan Afghanistan yang.

Federasi Internasional Asosiasi Pesepak Bola Profesional, FIFPRO, juga telah membenarkan laporan terkait evakuasi atlet asal Afghanistan tersebut.


Rusia Bilang Jalur Pipa Gas Nord Stream 2 Bakal Selesai dalam Hitungan Pekan

“Kami berterima kasih kepada pemerintah Australia yang telah mengevakuasi sejumlah besar pesepakbola dan atlet wanita dari Afghanistan,” kata FIFPRO dalam sebuah pernyataan.

"Para wanita muda ini, baik sebagai atlet maupun aktivis, berada dalam posisi berbahaya dan atas nama rekan-rekan mereka di seluruh dunia, kami berterima kasih kepada komunitas internasional yang telah datang membantu mereka," lanjutnya.

Khalida Popal, seorang mantan pemain sepakbola wanita Afghanistan yang kini tinggal di Denmark, menyebut keberhasilan atlet Afghanistan mendapatkan suaka dari Australia tersebut merupakan sebuah kemenangan penting.

"Para pesepakbola wanita sudah berani dan kuat dalam menghadapi situasi krisis dan kami harap mereka akan mendapatkan kehidupan yang lebih baik di luar Afghanistan," ujarnya.

Menurut laporan, evakuasi tersebut tak lepas dari peran Nikky Dryden, atlet renang Kanada, yang telah bekerja sama dengan seorang pengacara asal Australia dan mantan kapten timnas Australia Craig Foster dalam mengajukan visa bagi para atlet wanita Afghanistan tersebut.

Asosiasi Penyiaran Australia (ABC) mengatakan jika Foster sudah melobi Menteri Luar Negeri Marise Payne dan Menteri Olahraga Richard Colbeck.

"Ada juga banyak atlet yang masih berisiko di Afghanistan dan setiap upaya harus dilakukan untuk menawarkan dukungan kepada mereka," tambah FIFPRO.

 

Israel Tawarkan AS Cara Hadapi Iran Tanpa Harus Lewat Perjanjian Nuklir

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia