logo


Israel Tawarkan AS Cara Hadapi Iran Tanpa Harus Lewat Perjanjian Nuklir

Perdana Menteri Israel dikabarkan akan melakukan pertemuan dengan Presiden AS Joe Biden pada Selasa (24/8) ini.

24 Agustus 2021 18:31 WIB

Naftali Bennett, Perdana Menteri Israel yang baru, mengantikan posisi Benjamin Netanyahu
Naftali Bennett, Perdana Menteri Israel yang baru, mengantikan posisi Benjamin Netanyahu BBC

TEL AVIV, JITUNEWS.COM - Perdana Menteri Israel, Naftali Bennett, dikabarkan telah mengajukan rencana kepada Presiden AS Joe Biden dalam upaya melawan tanpa harus kembali masuk ke dalam perjanjian nuklir JCPOA.

Kepada The Times of Israel, seorang narasumber diplomat yang tidak disebut namanya melaporkan bahwa rencana tersebut diajukan saat keduanya menggelar pertemuan pada Selasa (24/8).

"Fokus diskusi diplomatik tersebut adalah (bagaimana) berurusan dengan Iran," ujar diplomat anonim tersebut.


Pakistan Dukung Taliban Bentuk Pemerintahan yang Inklusif di Afghanistan

"Tidak ada gunanya kembali ke dalam perjanjian...Iran bekerja sangat agresif dan memberdayakan kekuatan yang sangat negatif di kawasan," imbuhnya.

Rencana tersebut perlu disampaikan oleh Bennett kepada Joe Biden karena Israel selama ini menganggap jika perjanjian nuklir tersebut hanya menguntungkan Iran.

Sementara itu, dalam sebuah pernyataan tertulis terkait pertemuan kedua pemimpin tersebut, Gedung Putih mengatakan bahwa Joe Biden dan Bennett akan fokus membahas mengenai isu keamanan regional dan global, termasuk dengan perkembangan nuklir Iran.

“Keamanan regional dan global, termasuk Iran, serta upaya untuk memajukan perdamaian, keamanan, dan kemakmuran bagi Israel dan Palestina dan pentingnya bekerja menuju masa depan yang lebih damai dan aman untuk kawasan (Timur Tengah)," kata Gedung Putih.

Rusia Bilang Jalur Pipa Gas Nord Stream 2 Bakal Selesai dalam Hitungan Pekan

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia