logo


Meski Belum Produksi, Merdeka Copper Gold Pengen Melantai

Produksi bijih yang akan di komersialkan sebesar 3 juta ton per tahun

12 Mei 2015 13:42 WIB

Siap melantai tahun depan
Siap melantai tahun depan

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Meski belum berproduksi, PT Merdeka Copper Gold berencana untuk melantai tahun depan. Perseroan ini akan mengandalkan produksi pada lapisan oksida yang menghasilkan emas dan perak secara komersial pada tahun 2016.

Produksi bijih yang akan di komersialkan sebesar 3 juta ton per tahun, dengan target meraih produksi tahunan emas sebesar 90.000 oz dan perak hingga 1.000.000 oz.

Sumber daya mineral yang dimiliki Merdeka Copper Gold berupa emas,perak dan tembaga yang terdapat di beberapa daerah di Jawa Timur. Pada lapisan oksidasi dan profiri memiliki sumber daya mineral dalam jumlah besar untuk mendukung umur tambang dalam jangka waktu yang panjang. Sehingga dapat melindungi perseroan terhadap volatilitas harga emas dan tembaga dari tahun ke tahun.


Harga Batu Bara Kalori Tinggi Menurun, PT Bukit Asam Tetap Pertahankan Target Produksi

Komisaris Merdeka, Edwin Soeryadjaya mengayakan, "Kami berayukur Merdeka dapat segera menjadi bagian dari perusahaan publik. Kami percaya keputusan ini akan menjadikan Merdeka sebagai perusahaa  tambang mineral yang memberikan nilai tambah yang optimal kepada para stakeholders dan shareholders dalam jangka panjang".

Presiden Direktur Merdeka, Adi Adriansyah Sjoekri menjelaskan, langkah perseroan melakukan IPO ini merupakan bagian dari starategi perseroan untuk memperkuat visi sebagai perusahaan tambang mineral kelas dunia yang dimiliki oleh entitas bisnis termika di Indonesia. "IPO merupakan mengembanhkan bisnisnya, kami yakin dengan aset dam prospek bisnis yang sangat baik, aksi korporasi ini akan mendapat respon positif dari para investor," Jellas Adi, Jakarta (12/5).

Dalam IPO ini Merdeka akan menawarkan sebanyak-banyaknya 874.363.644 saham baru atau 21,7% dari total saham perseroan kepada publik dengan rentan harga sebeaar Rp 1.800 - Rp 2.100 per saham. Dengan masa penawaran saham berlangsung dari tanggal 4-8 juni 2015.

 

Jalankan Restrukturisasi, Krakatau Steel Ingin Kinerja Kembali Sehat

Halaman: 
Penulis : Adinda Purnama Rachmani, Ali Hamid