logo


PA 212 Ancam Demo Jika Muhammad Kece Tak Segera Ditangkap, Ferdinand: Enggak Usah Bikin Kacau!

Ulah PA 212 bisa menggagalkan upaya pemerintah dalam menekan pertambahan kasus Covid-19.

24 Agustus 2021 12:04 WIB

Surat Rakyat

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Pegiat media sosial Ferdinand Hutahaean merespons sikap PA 212 yang mengancam turun ke jalan jika polisi tak berhasil menangkap Muhammad Kece dalam waktu tiga hari. Dengan tegas, ia mengingatkan agar PA 212 tak membuat kekacauan di masa pandemi.

Aksi demonstrasi yang direncanakan PA 212 dikhawatirkan menaikkan jumlah kasus Covid-19 di Ibu Kota. Alhasil, upaya pemerintah dalam menekan lonjakan Covid selama ini menjadi sia-sia.

“PA 212 ngga usah bikin kacau suasana dengan demo-demo tak perlu yang hanya akan membuat Jakarta kembali naik positif covid,” cuitnya di akun Twitter @FerdinandHaean3, dikutip Selasa (24/8).


Minta Pemerintah Fokus ke Sektor Kesehatan, AHY: Tak Ada yang Lebih Berharga dari Nyawa Manusia

Ferdinand meminta PA 212 untuk mempercayakan kasus penistaan agama itu kepada aparat kepolisian.  Dia yakin Muhammad Kece akan segera dijatuhi hukuman setimpal.

“Kita percayakan kepada Polri akan segera memproses hukum M Kece dan Y Waloni secara bersamaan untuk memberi rasa keadilan bagi semua,” pungkasnya.

Sebelumnya, PA 212 menilai Muhammad Kece layak ditangkap karena terbukti menistakan agama. Mereka mengancam akan menggerakkan massa untuk berdemo jika polisi tak kunjung menangkap sang YouTuber.

“Saya berharap pihak kepolisian untuk tegas dan cepat menangkap Muhammad Kece sebelum kepercayaan umat hilang,” tutur Slamet, Senin (23/8).

“PA 212 kasih waktu kepada pihak kepolisian 3 x 24 jam untuk segera menangkap M Kece. Jika tidak, saya akan ajak alumni 212 untuk kembali turun ke jalan,” pungkasnya.

Covid-19 Telan Banyak Korban, AHY: Angka Kematian Tak Boleh Dianggap Statistik Semata

Halaman: 
Penulis : Iskandar